Internasional

Jelang Musim Flu, Singapura Vaksinasi 44 Ribu Pekerja

Ilustrasi vaksin flu. ( F The Straits Times)

batampos.id – Menjelang musim flu di akhir tahun, Pemerintahan Singapura memberi vaksinasi terhadap 44 ribu pekerja di 44 lembaga publik di sana. Hal ini dilakukan untuk perlindungan ganda terhadap warganya.

Sebanyak mungkin karyawan dilindungi menjelang musim flu akhir tahun. Alasannya, gejala influenza dan Covid-19 bisa mirip. Berdasar itu, vaksinasi flu bertujuan untuk mengurangi jumlah orang yang terkai Covid-19, termasuk langkah-langkah seperti isolasi dan rawat inap.

Pemerintah Singapura menyerukan tender penyediaan vaksin flu untuk staf semua kementerian, lembaga negara, dan dewan hukum sejak 28 Juli 2021 lalu. Vaksin ini melindungi terhadap jenis virus berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sasarannya yakni 5 persen hingga 30 persen atau sekitar 14.200 staf. Program ini untuk sementara dijadwalkan berjalan dari Oktober tahun ini hingga Maret tahun depan, menurut dokumen tender yang dilihat oleh Straits Times.

Meski vaksinasi flu bersifat sukarela, otoritas berwenang mendorong semua pejabat publik untuk mengambilnya. “Serapan vaksinasi flu yang tinggi dapat membantu mengurangi kunjungan layanan kesehatan dan rawat inap karena flu, dan mengurangi penyebaran dan pembentukan klaster flu yang meluas,” kata Otoritas Singapura.

Belum jelas apakah staf harus membayar suntikan flu tersebut atau gratis. Direktur medis Parkway Shenton Edwin Chng mengatakan langkah itu dapat membantu mengurangi ketegangan pada sistem perawatan kesehatan.

“Gejala flu meniru atau mirip gejala Covid-19 dan tidak mudah dibedakan. Oleh karena itu, siapa pun yang memiliki gejala flu perlu diskrining untuk Covid-19 dan diisolasi sambil menunggu hasil swab. Hal itu membebani sumber daya pengujian dan fasilitas kesehatan termasuk klinik dan rumah sakit,” katanya.(*)

Reporter: Jpg
Editor: Chahaya Simanjuntak