Kepri

Wagub Marlin: Narkoba Musuh Bersama, Kita harus Berjuang Bersama Bersihkan Kepri dari Penyalahgunaan Narkoba

Wagub Marlin menghadiri Rakornas  nasional evaluasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (Rakornas  P4GN) dari Graha Kepri, Batam, Selasa (24/8). f. humas Pemprov Kepri

batampos.id-Wakil Gubernur Marlin Agustina mengatakan generasi di Kepri punya peran penting dalam kemajuan daerah ini. Mereka harus terus mewujudkan mimpi besar untuk kemajuan daerah ini dengan tumbuh sehat tanpa narkoba. Juga menumbuhkan mental perlawanan terhadap narkoba.

BACA JUGA: Wagubkepri Marlin: dengan Kerja Bersama, Penanganan Pandemi Terus Membaik

“Narkoba itu musuh bersama yang mengancam dan merusak kehidupan bermasyarakat. Karena itu kita harus berjuang bersama membersihkan Kepri dari penyalahgunaan narkoba. Generasi Kepri harus bebas dari narkoba,” kata Wagub Marlin usai menghadiri Rakornas  (rapat koordinasi) nasional evaluasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (Rakornas  P4GN) dari Graha Kepri, Batam, Selasa (24/8).

Wagub Marlin mengikuti rakor itu secara virtual. Acara dibuka oleh Menko Polhukam Mahfud MD dan dihadiri oleh Gubernur/Wakil Gubernur seluruh Indonesia serta stake holder terkait.

Wagub Marlin tampak menyimak berbagai arahan yang disampaikan Menko Mahfud saat membuka acara. Sesekali mencatat beberapa hal yang dianggap penting. Wagub Marlin pun menggarisbawahi beberapa poin yanh disampaikan Menko Mahfud dan membicarakam dengan Plt. Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kepri Efrida Tambunan. Agar menanggapi hal-hal yang disebut Menko saat sambutan yang perlu diperhatikan daerah.

Gubkepri Ansar Ahmad

Mengingat pentingnya arahan tersebut, karena narkoba tidak hanya menjadi urusan BNN (Badan Nasional Narkotika) namun juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan seluruh elemen bangsa. Semua harus terlibat seluruhnya dalam penyelesaian masalah narkoba.

Apalagi di saat Pandemi Covid-19 catatan BNN pusat memperlihatkan adanya peningkatan penyalahgunaan narkoba. Data BNN disebutkan Menko Mahfud dari Januari – Maret 2021  mencatat peningkatan narkob dari tahun 2020. Sampai Maret 2021 barang bukti sabu yang diperoleh mencapai 808,67 kg (70.19 persen). Sementara tahun 2020 barang bukti hanya sebanyak 1.152,2 kilogram. Ada 684 daerah dan ribuan jalur tikus rawan narkoba. (*)

Reporter: Cipi Ckandina