Ekonomi & Bisnis

Kendaraan Sitaan Berkurang 20–25 Persen Sepanjang Tahun Ini

ILUSTRASI: Multifinance. F istimewa

batampos.id – Penarikan kendaraan turun. Ini terjadi karena perusahaan multifinance merelaksasi pembiayaan selama tahun ini. Praktis, unit yang ikut proses lelang berkurang. Selain itu, lembaga keuangan nonbank tersebut lebih selektif menyalurkan kredit otomotif.

Presiden Direktur PT Balai Lelang Serasi (Ibid) Daddy Doxa Manurung menyebutkan, kendaraan sitaan berkurang 20–25 persen sepanjang tahun ini. Menurut dia, perusahaan multifinance enggan menarik unit sejak pandemi Covid-19.

Mereka lebih memilih nasabah untuk mengajukan restrukturisasi kredit. Baik berupa penjadwalan ulang penundaan bayar maupun keringanan pembayaran. Sebab, lanjut dia, lebih baik ada pemasukan daripada tidak sama sekali yang bisa meningkatkan risiko pembiayaan bermasalah.

Selain itu, menurunnya bisnis multifinance ikut andil mengurangi jumlah kendaraan yang dilelang. “Saat ini perusahaan lebih selektif menyalurkan kredit otomotif agar kualitas kredit juga terjaga,” ucap Daddy Senin (23/8).

Sebelum pandemi, lanjut dia, lelang kendaraan bisa mencapai 10 ribu unit pada 2019. Mayoritas kendaraan yang dilelang adalah mobil Toyota Agya, Avanza, Daihatsu Ayla, dan Xenia.

Direktur Utama BCA Finance Roni Haslim tidak menampik penurunan penarikan kendaraan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Alasannya, mobilitas tim penagih menurun. Meski demikian, Roni enggan mengungkapkan jumlah kendaraan yang sudah ditarik BCA Finance.

“Yang jelas, semua unit kendaraan yang ditarik dijual lewat lelang. Sayangnya, proses itu tidak bisa menutupi utang para nasabah. Ya, ini bagian dari biaya risiko kredit,” bebernya.

Di sisi lain, Mandiri Utama Finance (MUF) tidak mengalami perubahan penarikan kendaraan. Direktur Utama MUF Stanley Setia Atmadja menuturkan, pihaknya rata-rata menarik 900 unit kendaraan per bulan. Tidak ada peningkatan maupun penurunan yang signifikan.

BACA JUGA: BFI Finance Kenalkan Produk Pinjaman UMKM

“Unit-unit yang sudah ditarik tersebut selalu dilelang untuk menjaga proses yang memenuhi compliance dan transparansi,” ujarnya.

RESTRUKTURISASI KREDIT KENDARAAN

Jumlah perusahaan: 167 multifinance

Total nilai: Rp 181,44 triliun

Pengajuan: 5,75 juta kontrak

Disetujui: 5,14 juta kontrak

-Nilai pokok: Rp 164,95 triliun

-Bunga: Rp 44,91 triliun

Dalam proses: 260.771 kontrak

– Nilai pokok: Rp 7,62 triliun

– Bunga: Rp 1,84 triliun

Ditolak : 353.376 kontrak

Nilai pokok: Rp 8,87 triliun

Bunga: Rp 2,26 triliun

Sumber: OJK (*)

Reporter: JPG Group
Editor: Suprizal Tanjung