Bintan-Pinang

Pembelajaran Tatap Muka di Bintan Kembali Ditunda

Dua orang siswi Kelas 11  SMA Negeri 1 Bintan Utara, Fina dan Sofia sedang belajar daring di salah satu kedai kopi, karena lemahnya sinyal di tempat tinggal mereka di Tanjunguban, Rabu (25/8). F.Slamet Nofasusanto

batampos.id- Dinas Pendidikan (Dinkes) Kabupaten Bintan menunda pembelajaran tatap muka (PTM) yang semula direncanakan, Rabu, (25/8). Kepala SMP Negeri 5 Bintan, Elnui membenarkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang rencananya mulai Rabu (25/8), ditunda. “Siswa kembali belajar daring,” katanya.

BACA JUGA: Ini Daftar Sejumlah Kabupaten/Kota yang Sudah Boleh Sekolah Tatap Muka

Sementara seorang siswi Kelas 11 Matematika Ilmu Alam (MIA) SMA Negeri 1 Bintan Utara, Fina mengatakan, sudah rindu ingin masuk sekolah. “Pingin segera masuk sekolah,” ungkap siswi yang tinggal di daerah Mekar Sari, Tanjunguban.

Ketika ditemui di kedai kopi saat belajar daring bersama temannya, Sofia, Fina mengungkapkan, belajar daring di kedai kopi dilakukan karena sinyal di sekitar tempat tinggalnya lemah. Kadis Pendidikan Bintan, Tamsir membenarkan, pembelajaran tatap muka ditunda untuk sementara waktu.

Menurutnya, Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional bahwa pembelajaran tatap muka terbatas dibolehkan untuk daerah zona oranye dan kuning serta level 1, 2 dan 3.

Namun pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas, menurut Tamsir, hendaknya memperoleh persetujuan dari satuan tugas (satgas) penanganan covid-19. “Kemarin sudah minta rekomendasinya,” katanya.

Namun Gubernur Kepulauan Riau mengeluarkan surat edaran agar bupati / wali kota menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. “Menunggu semua siswa divaksin dan kasus covid-19 melandai,” katanya.

Dia berharap, kasus covid-19 di Bintan terus menurun sehingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas bisa segera dilaksanakan.

“Mudah-mudahan kasus menurun, sehingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka dengan terbatas dan menerapkan protokol kesehatan bisa segera dilakukan, karena sudah waktunya siswa belajar tatap muka,” tukasnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul