Nasional

Motif Penistaan Agama Muhammad Kece Masih Dikembangkan Polisi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. (Dok Antara)

batampos.id – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri masih mengembangkan kasus dugaan penistaan agama oleh YouTuber Muhammad Kece. Saat ini penyidik masih mendalami motif pelaku melakukan penghinaan tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, Kece diperiksa intensif oleh penyidik untuk menggali keterangan lebih dalam.

“Ini nanti akan didalami penyidik. Nanti pasti kita ketahui bersama motif apa daripada yang bersangkutan membuat satu konten dan diposting di YouTube,” kata Rusdi kepada wartawan, Kamis (26/8).

Muhammad Kece sendiri diketahui baru tiba di Bareskrim Polri pada kemarin petang. Dia ditangkap di Bali, lalu langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Sebagaimana diketahui, YouTuber Muhammad Kece viral di media sosial, setelah ucapan kontroversial, hingga menimbulkan berbagai kecaman. Muhammad Kece dinilai telah menistakan agama Islam. Salah satu yang ia selewengkan adalah ucapan salam. “Assalamualaikum, warrahmatuyesus wabarakatu,” ucap Muhammad Kece dalam video yang diunggahnya.

Tak hanya dalam ucapan salam, Muhammad Kece juga mengubah beberapa kalimat dalam ajaran Islam yang menyebut nama nabi Muhammad SAW. Hal itu diucapkan Muhammad Kece layaknya seorang muslim sedang menyampaikan khutbah. Namun beberapa kalimatnya diselewengkan.

“Alhamduyesus hirabbilalamin, segala puji dinaikan kehadiran Tuhan Yesus, bapak di surga yang layak dipuji dan disembah,” urai Muhammad Kece sebelum memulai pidatonya. (*)

Sumber : JP Group
Editor : Jamil Qasim