Bintan-Pinang

Ada Kelonggaran, Tempat Usaha Boleh Buka Tanpa Batas Waktu

Tempat usaha diberi keleluasaan jam operasional selama perpanjangan PPKM level 3, f. Peri Irawan

batampos.id- Tempat usaha makan dan minum di Tanjungpinang diberi kelonggaran jam operasional selama perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga yaitu boleh beroperasi tanpa batas waktu. Sebelumnya jam operasional tempat usaha dibatasi hingga pukul 22.00 WIB kemudian dilanjutkan dengan sistem take away.

BACA JUGA: Wilayah PPKM Level 1-3 Boleh PTM, tapi Tetap Sediakan Layanan Daring

Koordinator Lapangan Protokol Kesehatan (Prokes) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tanjungpinang, Surjadi menjelaskan walaupun angka-angka yang menjadi penilaian untuk status darurat terhadap covid-19 mulai menurun dan melandai, ada beberapa hal yang senantiasa harus dijaga.

“Selama perpanjangan PPKM level 3 yang berlangsung sampai 6 September 2021 kita keluarkan lagi aturan terbaru,” kata Surjadi. Jumat (27/8) .

Untuk bidang ekonomi kata Surjadi, Pemko Tanjungpinang memberi relaksasi untuk pelaku usaha yang tetap mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), tempat kuliner, lapak jajanan, tempat makan , kedai kopi dan sejenisnya diberikan keleluasaan waktu, tapi tetap ditekankan prokesnya. “Rumah makan skala sedang dan besar juga diperbolehkan makan di tempat,” ujarnya.

Yang paling penting adalah, selain turun level saat ini bagaimana upaya menekan penyebaran kasus dan angka kematian yang masih terjadi, termasuk keterisian tempat tidur di rumah sakit diharapkan bisa tetap berada pada persentase yang rendah.

“Agar bisa turun ke level lebih rendah dan level hijau, itu impian dan harapan kita bersama, tentu semuanya harus dioptimalkan,” sebut Surjadi.

Sementara untuk angka testing setiap harinya juga lebih kecil saat ini sebanyak 108 setiap harinya, berbeda dengan satu bulan sebelumnya target satu hari mencapai 486 orang. “Masih kita lakukan, tapi targetnya lebih kecil angkanya,” tambahnya. (*)

Reporter : Peri Irawan
editor: tunggul