Kepri

Asmin Patros : Orang Tua Meminta Belajar Tatap Muka Disegerakan

Asmin Patros saat menampung aspirasi dan keluhan warga dari dapilnya. f.ist

batampos.id-Legislator Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Asmin Patros memulai reses kedua tahun 2021 ini di Kawasan Windsor, Kelurahan Lubuk Baja, Kota Batam. Menurutnya, ada sejumlah persoalan yang dikemukan masyarakat yang menjadi catatan baginya.

BACA JUGA: Di Batam, Sehari Butuh Puluhan hingga Ratusan Kantong Darah

“Masa reses dimulai dari 24 Agustus 2021 sampai pada 6 Sepetmber 2021 nanti. Artinya, akan ada beragam persoalan-persoalan yang akan disampaikan masyarakat. Tentunya aspirasi tersebut akan kita pilah-pilah mana yang skala prioritas, mana yang tidak,” ujar Asmin Patros, Kamis (26/8)

Politisi Partai Golkar yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kepri IV Batam (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, dan Batam Kota) tersebut menjelaskan, salah satu harapan masyarakat adalah disegerakannya belajar tatap muka. Karena anak-anak sudah merindukan untuk bersekolah. Menyikapi pertanyaan masyarakat tersebut, ia sepakat belajar tatap muka disegerakan.

“Namun sebelum itu dilaksanakan, ketahapan kelompok harus diutamakan. Caranya adalah mari sama-sama kita sukseskan program vaksinasi yang sedang digalakan oleh Pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Kepri terus bersama-sama mengawal vaksinasi untuk selalu tersedia. Sehingga apa yang menjadi keluhan masyarakat, tentang sulitnya mendapatkan pelayanan vaksin terwajab. Apalagi beberapa hari lalu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad langsung menemui Menteri Kesehatan (Menkes) untuk minta tambahan vaksin.

“Pandemi Covid-19 memang mengganggu sektor-sektor kehidupan kita. Mulai dari kemiskinan, pengangguran karena banyak tempat usaha yang tutup. Kita berharap vaksinasi yang sedang berlangsung ini bisa menjadi titik balik bangkitnya ekonomi Provinsi Kepri, Batam khususnya,” jelasnya lagi.

Ditambahkannya, ia sudah merancang beberapa titik reses lainnya yang tersebar di Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Bengkong, Kecamatan Lubuk Baja, dan Kecamatan Batam Kota. Selain masalah vaksinasi, masyarakat juga mengharapkan ada bantuan untuk mendapatkan penghasilan. Ia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan program bantuan pinjaman modal bagi pelaku UMKM.

“Pemprov Kepri saat ini sedang menggesa program pinjaman bagi pelaku UMKM. Dimana bunga bank akan ditanggung oleh Pemprov Kepri. Sedangkan bagi pelaku UMKM bertanggungjawab pada pinjaman pokoknya saja. Apalagi besaran pinjaman bisa mencapai Rp20 juta,” tutup Asmin Patros. (*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul