Kepri

Wirya Putra Silalahi Turun Serap Aspirasi Masyarakat, Sorot Terbatasnya Infrastruktur Sekolah

Wirya Silalahi saat menampung aspirasi warga dari daerah pemilihannya di Batam. f.ist

batampos.id-Meskipun di tengah keprihatinan pandemi Covid-19, Wirya Putra Silalahi tetap menjalankan agenda-agenda DPRD Provinsi Kepri di luar masa sidang yang sudah ditetapkan. Lewat reses masa sidang ke II ini, ia menampung sejumlah aspirasi dari masyarakat yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) Kepri IV.

BACA JUGA: Wirya: Sudahilah PPKM di Kepri, Bagusnya Perkuat 3 T dan Percepat Vaksin

“Bagi saya reses ini adalah formalitas saja. Karena yang namanya wakil rakyat, harus kapan saja turun mendengarkan keluh kesah masyarakat. Persoalan-persoalan mendesak, yang kita bawa dalam rapat dewan,” ujar Wirya Putra Silalahi, Kamis (26/8).

Politisi Partai NasDem Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, ia bersama tim sudah merancang sejumlah kegiatan reses di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, masa reses ke II ini berlangsung sejak 23 Agustus 2021 sampai 6 September 2021 mendatang. Menurutnya, dari sejumlah lokasi yang sudah disambangi, ia juga sudah menginventarisir sejumlah persoalan.

“Persoalan pertama adalah masalah pendidikan, apalagi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK kemarin terjadi sejumlah polemik. Karena memang Dapil Kepri IV ini adalah wilayah yang padat penduduk, tentu penambahan sekolah baru adalah satu keharusan,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, ia juga menampung keluhan-keluhan dari sejumlah sekolah, mengenai terbatasnya sumber daya guru agama. Ditegaskannya, persoalan-persoalan yang mendesak untuk dituntaskan atau pembangunan infrastruktur yang memang harus disegerakan akan disampaikan lewat pembahasan APBD Tahun Anggaran (TA) 2022 mendatang.

“Teknisnya memang hasil reses tahun 2021 ini, harus dibawah ke Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri yang akan digelar pada April 2022 nanti. Namun untuk kebutuhan yang memang mendesak, kita upayakan ini masuk dipembahasan anggaran 2022 yang akan dibahas beberapa waktu kedepan,” jelasnya lagi.

Ditambahkannya, karena pandemi Covid-19 yang belum berakhir, politisi yang tepilih dari utusan Kecamatan Batam Kota, Batu Ampar, Bengkong, dan Lubuk Baja tersebut mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan. Ia berharap program vaksinasi yang sedang digalakkan pemerintah bisa mempercepat ketahan kelompok, sehingga turut mempercepat pemulihan ekonomi daerah.

“Program vaksinasi harus kita dukung. Sehingga ketahanan kelompok bisa segera terbentuk. Pemerintah Daerah harus menjamin ketersediaan vaksin yang cukup, sehingga tidak terjadi kerumunan,” tutupnya. (*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul