Kepri

Yusuf Tampung Aspirasi Warga Mainland Sampai Hinterland

Yusuf saat berdialog dengan warga untuk menampung aspirasi. f.istes

batampos.id-Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam, Yusuf yang merupakan Legislator di Komisi III DPRD Provinsi Kepri menampung sejumlah aspirasi masyarakat lewat reses yang mulai dilaksanakannya pada 24 Agustus 2021 lalu. Menurutnya, ia akan menampung aspirasi masyarakat yang berada di main land maupun hinterland di wilayah Dapil Kepri V.

BACA JUGA: Warga Hinterland mulai Divaksin Covid di Gedung Nasional Belakang Padang

“Saat reses di Kecamatan Sagulung saya mendapatkan sejumlah keluhan dari masyarakat. Salah satunya mengenai bantuan sosial (bansos). Karena pandemi masih berlangsung, sementara bansos untuk Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Daerah kok tidak ada lagi,” ujar Yusuf, Kamis (26/8).

Wakil Rakyat utusan Dapil Kepri IV Batam (Kecamatan Sekupang, Kecamatan Batu Aji, Kecamatan Sagulung, dan Kecamatan Belakangpadang) tersebut menjelaskan, persoalan kedua adalah mengenai masalah vaksinasi, karena masyarakat masih sulit untuk mendapatkan vaksin. Sehingga masyarakat berharap ada program vaksinasi yang digelar pemukiman warga.

“Memang kita sudah merancang vaksinasi disejumlah titik. Namun karena terbatasnya vaksin, saya belum bisa menjanjikan. Namun tetap kita upayakan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri,” jelas Yusuf.

Lebih lanjut katanya, salah satu titik vaksinasi akan dilaksanakan dalam program reses ini adalah di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Ulil Albab. Adapaun target pelajar dan umum yang akan divaksin sebanyak 450 orang. Ditegaskannya, ini adalah upaya untuk mendukung percepatan program vaksinasi nasional. Karena vaksinasi adalah ikhtiar bersama untuk melawan pandemi Covid-19.

“Karena keluhan masyarakat itu sulit untuk mendapatkan vaksin, apalagi bagi ibu-ibu. Sehingga dengan vaksinasi yang menyebar ini, bisa menjawab keluhan tersebut. Kita tentunya apresiasi pihak-pihak yang membantu untuk terlaksananya vaksinasi itu nanti,” jelasnya lagi.

Masalah lain yang harus dibereskan adalah terkait penambahan Unit Sekolah Baru (USB) untuk wilayah Sekupang. Karena dua SMA yang tersedia, yakni SMA Negeri 4, Tiban dan SMA Negeri 1, Sei Harapan masih belum mampu menyelesaikan persoalan klasik pada setiap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Karena pada PPDB SMA/SMK lalu masih terjadi penumpukan pendaftar disana.

“Memang pada PPDB lalu saya mendapatkan banyak keluhan masyarakat. Tentunya sebagai penyambung lidah rakyat, ini kita sampaikan kepada pihak sekolah. Kenyataan memang kurang direspon. Namun dibelakang itu, tetap saja ada diterima melalui proses yang tidak legal. Semoga dengan adanya tambahan USB, bisa menyelesaikan masalah,” paparnya.

Ditambahkannya, reses yang dilakukannya akan merata di empat kecamatan yang berada di Dapil Kepri V. Apabila tidak ada halangan, pada Jumat (27/8) besok (hari ini,red) ia akan turun ke Pulau Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Batam. Tujuannya adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat yang berada di hinterland.

“Memang banyak harapan masyarakat tentang pembangunan infrastruktur tentunya. Tetapi permintaan tersebut memang belum semua mampu untuk dicover melalui program aspirasi dewan. Apalagi sekarang ini, dana-dana aspirasi turun terkena pengalihan. Tentunya kebutuhan-kebutuhan pembangunan mendesak, akan kita prioritaskan dalam pembahasan anggaran untuk tahun 2022 nanti,” tutup Yusuf. (*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul