Bintan-Pinang

Butuh Rp70 Juta Biaya Rumah Sakit hingga Kepulangan Putri ke Tanjungpinang

Putri Aisyah

batampos.id– Penanganan tumor mata yang diderita Putri Aisyah hingga kini belum selesai meskipun sudah dilakukan pengangkatan dan penggantian bola mata. Masuk bulan keenam sejak keberangkatan buah hati Sukateman alias Dono itu sudah menjalani kemoterapi sebanyak 8 kali dari 12 kali yang ditargetkan, sehingga masih membutuhkan banyak biaya yang harus dibayar ke rumah sakit dan biaya pemulangan ke Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Lega, Tumor Mata Putri Aisyah Sudah Diangkat

Ketua perkumpulan jurnalis Tanjungpinang, Moel Akhyar menjelaskan saat ini bola palsu untuk Putri sudah dipasang beberapa waktu lalu, saat ini tinggal pemulihan dan akan ada beberapa kali kemoterapi. “Sekarang sudah dilakukan kemoterapi 8 dari 12 kali yang direncanakan,” kata Moel, Minggu (29/8).

Dijelaskan Moel, saat ini masih memiliki utang yang harus dibayarkan kepada pihak rumah sakit Cicendo, sebab biaya kemoterapi tidak ditanggung BPJS Kesehatan sehingga biaya ditanggung pasien. “Kita sudah dapat keringanan dari pihak Cicendo, hanya bayar setengah harga setiap kemoterapi,” ujarnya.

Moel memperkirakan untuk membayar utang, pengobatan dan biaya pemulangan Putri dan orangtuanya dibutuhkan dana sekitar Rp 70 juta. “Rencananya kita mau melapor minta bantuan dana kepada Gubernur Kepri, sama siapa lagi kita mau mengadu,”tuturnya.

Sementara itu, Sukateman alias Dono orangtua Putri menjelaskan kondisi kesehatan anaknya saat ini mengalami penurunan pasca kemoterapi, termasuk rambutnya sudah mulai rontok. “Ketika kemoterapi memang agak rewel, biasa namanya juga anak-anak, tai setelah itu dia ceria kembali,” ucapnya. (*)

Reporter : Peri Irawan
editor: tunggul