headline

Percepat Pemulihan Ekonomi Batam

KPU BC Batam Siap Kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Pemerintah Daerah

batampos.id – Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai (KPU-BC) Batam terus menjalin sinergi dengan dunia usaha dan pemerintah, demi mempercepat peningkatan pertumbuhan ekonomi Kepri, khususnya Batam yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Bentuk dukungan BC Batam, Kepala Kantor BC Batam yang baru, Ambang Priyonggo, mengunjungi Customs Visit Customer (CVC) sejumlah pemangku kepentingan di dunia usaha. Antara lain, PT Sat Nusapersada Tbk dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kamis (26/8) lalu.

”BC Batam berkomitmen untuk melakukan kolaborasi dan sinergi, baik kepada stakeholder maupun pengguna jasa. Kami terus menjaga komitmen kami, melayani dengan baik kebutuhan pengguna jasa,” ungkap Ambang, baru-baru ini.

Dengan CVC, diharapkan akan meningkatkan pelayanan BC Batam kepada pengguna jasa. Sebab, itu momen antara pengusaha dan BC saling bertukar informasi tentang berbagai hal di bidang kepabeanan. Tujuannya, tercipta kesepahaman bersama, sehingga jika ada kendala di lapangan bisa diselesaikan dalam waktu cepat.

Seperti pengenalan pada proses kerja dari Sat Nusapersada diharapkan akan menjadikan BC Batam lebih mengerti kebutuhan dari perusahaan manufaktur tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sat Nusapersada Tbk, Abidin, menyampaikan perasaan bangga atas kinerja BC Batam. ”BC Batam mampu menangani dengan sigap dan cepat kebutuhan pengguna jasa. BC Batam mampu memfasilitasi dengan baik kebutuhan-kebutuhan pengguna jasa,” paparnya.

Sebelumnya, BC Batam juga menemui Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. ”Semoga awal kedatangan Bapak menjadi awal keberhasilan kita bersama. Mari kita jadikan ini sebagai momentum kerja sama bangkitkan perekonomian Batam dan Kepri. BC dan BP Batam dapat bersatu dan kompak untuk saling mengisi,” ucap Rudi.

Menanggapi hal tersebut, Ambang menyampaikan bahwa BC Batam sangat terbuka dalam berkolaborasi dan bersinergi bersama BP Batam. Kunjungan ini, selain merupakan momen memperkuat sinergi yang terjalin, juga memperkenalkan pejabat baru di lingkungan BC Batam.

“BC Batam akan selalu siap berkolaborasi dan bersinergi bersama BP Batam. Dengan demikian kita dapat mewujudkan Kota Batam yang ramah dengan para investor,” ujar Ambang.

Sebelumnya, para pengusaha memang berharap banyak persoalan kepabeanan tidak ada masalah lagi, mengingat Batam merupakan kawasan industri yang bahan bakunya banyak impor dan produknya juga berorientasi ekspor.

”Saya sudah bertemu kepala BC Batam yang baru. Beliau memiliki pandangan yang luas karena pernah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri, sehingga sangat memahami perdagangan internasional,” kata Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng, Rabu (25/8).

Menurut Tjaw, kerja sama yang terjalin selama ini dengan BC Batam sudah berlangsung cukup baik. ”Keluhan terkait lalu lintas barang sangat minim. Selama ini cukup bagus, kecuali jika terjadi kerusakan sistem, maka itu di luar kendali. BC Batam cukup profesional, khususnya dalam pemasukan barang,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pejabat berwenang saat ini cukup responsif terhadap keluhan. Tjaw yakin dengan pimpinan BC Batam yang sangat memahami perdagangan internasional dapat mendukung perdagangan baik dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman (Asperindo) Batam, Arif Budianto, mengatakan, prinsip BC Batam saat ini sudah sangat terbuka dalam menerima pandangan dari dunia usaha yang bisnisnya erat kaitannya dengan BC Batam.

”Kami ingin bertemu, karena ada beberapa poin yang mau dibicarakan. Pada prinsipnya, pimpinan BC Batam saat ini sudah lebih terbuka,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, sistem Centralized Integrated Inter-Connected Automated (CEISA) yang digunakan BC Batam harus ditingkatkan lebih baik lagi. CEISA adalah sistem integrasi seluruh layanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada semua pengguna jasa yang besifat publik, sehingga semua pengguna jasa sebagai user dapat mengakses dari manapun, kapanpun berada dengan koneksi internet.

”Terkadang, ada sedikit gangguan sistem yang bisa menghambat. Kami hanya berharap agar peningkatan layanan dari segi IT tersebut dapat lebih maksimal,” ucap Arif. (*)

Reporter : RIFKI SETIAWAN
Editor : MOHAMMAD TAHANG