Kepri

Jembatan Batam Bintan Berkontribusi bagi Pemulihan Ekonomi Nasional

Gubernur H Ansar Ahmad mengajak Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra ke tapak landing point jembatan Batam-Bintan di sekitaran Lobam, Bintan, Selasa (31/8).

batampos.id- Untuk mempercepat realisasi pembangunan jembatan Batam-Bintan, Gubernur H Ansar Ahmad mengajak Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra ke tapak landing point jembatan Batam-Bintan di sekitaran Lobam, Bintan, Selasa (31/8). Surya Tjandra menjadi pejabat pemerintah pusat kesekian yang melihat progres pembangunan jembatan tersebut.

BACA JUGA: Pemprov Kepri Sudah Sangat Siap untuk Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

Dalam keterangannya, Surya Tjandra mengatakan bahwa dirinya sangat optimis adanya jembatan Batam-Bintan ini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau yang secara berkesinambungan juga akan berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional.

“Jembatan ini tentunya akan menjadi boosting bagi ekonomi karena Batam dan Bintan adalah pulau-pulau utama yang menjadi konsentrasi industri di Kepulauan Riau,” kata Surya Tjandra.

Surya Tjandra melanjutkan bahwa tugas dari Kementerian ATR/BPN melalui Kanwil ATR/BPN Kepri adalah untuk pengadaan lahan di lokasi-lokasi yang menjadi jalur dari Jembatan Batam-Bintan.

Terkait dengan jalur jembatan yang akan melewati kawasan hutan. Surya Tjandra menjelaskan bahwa itu merupakan wewenang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Untuk itu Kementerian ATR BPN akan berkoordinasi dengan Kementerian LHK terkait kawasan hutan tersebut.

“Prosesnya seperti yang dijelaskan oleh Kepala Kanwil Kepri sudah dimulai, target jembatan ini selesai dalam waktu tiga tahun harus kita kejar,” ungkap Surya Tjandra.

Sementara itu Gubernur Ansar mengakui bahwa dirinya selalu aktif mengundang pejabat dari Kementerian di pemerintah pusat untuk ikut mendukung pembangunan jembatan Batam-Bintan di Kepulauan Riau.

“Karena memang dari hasil studi kajian, dampak ekonomi yang ditimbulkan dari adanya jembatan Batam-Bintan ini sangat masif sekali. Jadi pemerintah pusat pun harus mendukung terlaksananya pembangunan ini,” jelas Gubernur Ansar.

Jembatan Batam-Bintan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia dengan total panjangnya yang mencapai 14,749 km termasuk dengan panjang jembatan dan jalan raya yang akan melewati Tanjung Sauh dan Pulau Buau. Diperkirakan biaya untuk membangun jembatan tersebut membutuhkan dana sekitar 13 triliun rupiah.

Tampak yang mendampingi Gubernur Ansar dan Wakil Menteri Surya Tjandra dalam peninjauan tapak Jembatan Batam-Bintan yaitu Plt. Bupati Bintan Roby Kurniawan, Kepala Kanwil ATR BPN Kepri Askani, dan Asisten II Syamsul Bahrum.(*)

Reporter: Cipi Ckandina