Metropolis

Menyusuri Batam saat Jadi Kota Administratif

 

batampos.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam kembali menulusuri jejak-jejak peninggalan bersejarah di Kota Batam. Kali ini, Disbudpar mengobservasi bekas tugu perbatasan wilayah saat Batam menjadi kota administratif.

F. Disbudpar untuk Batam Pos
Kabid Kebudayaan Disbudpar Batam, Muhamad Zen, saat mengukur bekas tugu penanda batas wilayah saat Batam masih menjadi Kota Administratif yang berada di Sungai Ladi, Selasa (31/8).

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudpar Kota Batam, Muhammad Zen, menyampaikan, Batam dahulu merupakan Kota Administratif yang wilayahnya mencakup 3 kecamatan. Yaitu, Kecamatan Belakangpadang, Kecamatan Batam Barat dan Kecamatan Batam Timur. Batas wilayah tersebut ditandai dengan adanya tugu yang berlokasi di Sungai Ladi, Sekupang.

Tugu tersebut dalam kondisi baik, hanya saja catnya sudah memudar.

“Gambaran tugunya sepertinya berwarna kuning, bangunannya masih kokoh,” katanya, Senin (30/8/2021).

Zen mengatakan, tugu tersebut bertuliskan “Anda Memasuki Kecamatan Batam Barat” dan di bagian sebaliknya, “Anda Memasuki Kecamatan Batam Timur” mengunakan huruf kapital. Diperkirakan, tugu ini dibangun tahun 1980-an.

Rencananya, setelah melakui kajian dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Batam dan seizin pihak terkait, akan diletakkan di Museum Batam Raja Ali Haji, karena me­ngan­dung sejarah Batam zaman dahulu.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, rencana memindahkan tugu ini ke Museum Batam Raja Ali Haji sebagai upaya melindungi cagar budaya Batam.

“Bisa jadi tugu batas wilayah ini nantinya akan diletakkan bersebelahan dengan cerobong asap pabrik batu bata Batam Brick Works yang kami temukan sebelumnya,” ucapnya.

Museum Raja Ali Haji sudah didaftarkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama 475 museum lainnya di Indonesia. Isi museum ini menampilkan sejarah peradaban Batam, mulai dari zaman Kerajaan Riau Lingga hingga periode pembangunan infrastruktur modern era Batam sekarang. (*)

 

 

Reporter : YASHINTA