Metropolis

Relaksasi PBB-P2 Kota Batam, Denda Pajak Dihapus, Iuran Dipotong

 

batampos.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan relaksasi kepada wajib pajak mulai September hingga November mendatang. Relaksasi itu berupa potongan iuran dan penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

f. Immanuel Sebayang/Batam Pos
Karyawan restoran vegetarian di wilayah Batam Center bersiap membuka restoran tersebut, belum lama ini. Beberapa sektor pajak seperti hotel dan restoran mendapat diskon pajak.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, relaksasi pajak ini merupakan upaya pemerintah meringankan beban wajib pajak dan juga bertujuan meningkatkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Keringanan berupa potongan harga ini diharapkan bisa menarik wajib pajak untuk membayar kewajibannya.

”Memang ini program yang cukup meringankan. Mereka yang menunggak pajak bisa mendapatkan diskon,” ujarnya, Selasa (31/8/2021).

Menurutnya, program ini menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19. Seperti diketahui, ekonomi saat ini masih sulit, warga juga terus berusaha bertahan untuk membangkitkan ekonomi mereka.

”Sebenarnya ini momen yang harus dimanfaatkan. Sebab, kalau pandemi berakhir program ini belum tentu ada. Untuk itu, manfaatkan kemudahan ini,” katanya.

Kebijakan ini tertuang dalam Perwako No. 54 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Jatuh Tempo, Pengurangan Piutang Pokok dan Penghapusan Sanksi Administrasi Berupa Bunga atau Denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Batam.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, kebijakan ini diharapkan meringankan beban masyarakat dan dapat segera membayar kewajibannya. Pasalnya, relaksasi ini hanya berlaku selama 3 bulan saja.

Adapun ketentuanya yakni diskon 50 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 1994 sampai 2012, kemudian diskon 30 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 2013 sampai 2015 dan diskon 20 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 2016 sampai 2018.

Selain itu, Pemko Batam juga menghapus denda piutang PBB-P2 tahun 1994 sampai 2020 dan mengundur jatuh tempo pembayaran sampai 30 November 2021 mendatang. Untuk cek tagihan masyarakat dapat mengunjugi laman https://esppt.batam.go.id.

”Kebijakan ini berlaku mulai 1 September sampai 30 November 2021, karena itu mari bayar pajaknya untuk bangun Kota Batam,” jelasnya.

Untuk pebayarannya dapat dilakukan melalui loket, ATM, M Banking pada BANK dan minimarket yang ditunjuk. Di antaranya seperti Bank Riau Kepri, BNI, bank bjb, Bank BTN, BRI dan juga Indomaret.

Selain pemberian diskon untuk PBB-P2, Azmansyah juga mengatakan, Pemko Batam juga membebaskan denda dan bunga Pajak Daerah kota Batam, periode tahun 2015 sampai 2021.

Di antaranya pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak penerangan jalan (bersumber daya tenaga listrik yang dihasilkan sendiri) dan pajak parkir. Kebijakan ini berlaku mulai 1 September sampai 31 Desember 2021.

”Sebagaimana Keputusan Wali Kota Batam No. KPTS.309/HK/VIII/2021 tentang Pemberian Pembebasan Sanksi Administrasi berupa Denda atau Bunga Pajak Daerah,” katanya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA