Kepri

Suigwan Kemas Vaksinasi di Sela-Sela Reses, Targetkan 1.500 Dosis Vaksin

Legislator Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Suigwan foto bersama warga saat reses di dapilnya

batampos.id-Legislator Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Suigwan menandai reses masa sidang kedua tahun 2021 ini di Perumahan Graha Mas, Tanjungriau, Batam, Senin (30/8) lalu. Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, ada program khusus vaksinasi yang dikemas didalam agenda reses ini.

BACA JUGA: Taba Iskandar Menjawab Keluhan Masyarakat, Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 Lewat Reses

“Reses kedua pada masa sidang kedua ini, masih dalam kondisi yang prihatin. Karena memang pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Namun untuk formalitas reses harus tetap dilakukan. Karena kami sebagai wakil rakyat, tentu tidak harus menunggu reses untuk ditengah-tengah masyarakat,” ujar Suigwan, Selasa (31/8)

Wakil rakyat utusan Daerah Pemilihan (Dapil) Kepri V Batam yang terdiri dari Kecamatan Sekupang, Kecamatan Batuaji, Kecamatan Sagulung, dan Kecamatan Belakangpadang menjelaskan, ia bersama tim sudah menyusun sembilan titik lokasi yang akan dijadikan centralisasi reses. Disebutkannya, tahapan reses pada masa sidang kedua ini akan berakhir pada 6 September 2021 mendatang.

“Sesuai ketentuan memang kita diberikan waktu sekitar dua pekan untuk menjaring aspirasi ditengah-tengah masyarakat di Dapil yang sudah ditetapkan. Artinya, semua saran dan masukan masyarakat harus diserap. Artinya, tidak harus sesuai dengan tufoksi di Komisi I yang membidangi tentang hukum dan pemerintahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia meyakini akan banyak saran dan masukan dari masyarakat yang akan didapat dalam kegiatan reses masih berjalan ini. Disebutkannya, dari diskusi bersama masyarakat di Perumahan Graha Mas, Tanjungriau, mereka sudah mengemukan sejumlah persoalan. Pertama adalah mengenai pelayanan kebersihan terkait pengangkutan sampah yang durasinya sampai dua pekan.

“Artinya dengan waktu yang lama tersebut, akan terjadi penumpukan sampah. Kekhawatiran lainnya adalah menyebabkan bau yang kurang sedap disekitar pemukiman masyarakat,” paparnya.

Persoalan lainnya adalah, mengenai kurangnya fasilitas SMA/SMK. Mengingat pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK pihaknya juga mendapatkan keluhan. Sehingga menyebabkan terjadinya penumpukan pendaftar disekolah-sekolah tertentu, seperti SMA Negeri 1 Batam yang berada di Sei Harapan. Ia berharap, persoalan ini menjadi atensi tentunya bagi Pemerintah Provinsi Kepri.

Disebutkannya juga, program vaksinasi Covid-19 untuk membantu mempercepat tercapainya target vaksinasi nasional akan digelar dibeberapa lokasi. Apabila tidak ada halangan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu (4/8) nanti Griya Batu Aji Asri. Adapun target yang diharapkan adalah sebanyak 1.500 dosis untuk vaksinasi tahap I dan tahap II. Adapun jenis vaksinnya adalah Moderna dan Sinovac

“Pandemi Covid-19 telah menyebabkan sektor-sektor kehidupan masyarakat kacau balau. Vaksinasi ini adalah upaya bersama untuk membentuk ketahanan kelompok. Targetnya adalah percepatan pemulihan kondisi daerah. Saya juga memberikan apresiasi tentunya Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Kepri dan Kota Batam yang akan turun mendukung program vaksinasi ini nanti,” tutup Suigwan.(*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul