Bintan-Pinang

Destinasi Unik, Bisa Rekreasi dan Belajar di Taman Wisata Gudem Bee Farm, Kampung Pasiran, Desa Sri Bintan

Seorang pengunjung saat mencicipi madu langsung dari sarangnya di Taman Wisata Edukasi Gudem Bee Farm yang terletak di Kampung Pasiran, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan. F.Aprizal

batampos.id– Generasi Pesona Indonesia atau lebih dikenal GenPI Bintan ikut mengenalkan destinasi baru. Salah satunya, Taman Wisata Edukasi Gudem Bee Farm yang terletak di Kampung Pasiran, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong.

BACA JUGA: Ada Taman Wisata Lebah Madu di Desa Sri Bintan, Wisatawan Bisa Nikmati Madu Murni dari Pembudidaya Lebah Madu Klanceng Gudem Bee Farm 

Untuk diketahui, taman wisata ini terdapat kelompok perternak lebah tanpa sengat atau stingless bee.

Lokasinya pun bernuansa alami dan teduh karena terdapat pepohonan seperti pohon jambu, sawo, dan rambutan serta pohon sakura tabebuya dan pohon ketapang kencana, dimana nectar dari pohon menjadi makanan lebah.

Ketua GenPI Bintan, Aprizal mengatakan, taman wisata edukasi lebah madu ini menjadi destinasi yang unik. Soalnya, wisatawan yang datang ke Bintan bisa rekreasi sekaligus belajar.

GenPI Bintan juga mengajak anggota baru dalam trip kali ini agar mereka mendengarkan langsung penjelasan dari Kelompok Pembudidaya Lebah Madu Klanceng Gudem Bee Farm.

“Agar mereka bisa membantu mempromosikan taman wisata ini dengan informasi yang lebih lengkap,” harapnya.

Dengan semakin banyak destinasi wisata yang dikenalkan, dia berharap, semakin banyak wisatawan yang kembali berkunjung ke Bintan.

“Kalau banyak wisatawan yang berkunjung ke Bintan tentu akan kembali meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi,” harapnya.

Kadisbupar Bintan, Wan Rudi Iskandar menuturkan, taman wisata madu ini sangat bagus, karena kelompok di dalamnya berhasil memproduksi madu yang berkualitas, kemudian madu dipacking semenarik mungkin dan harganya yang terjangkau. “Bisa menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Dia pun berharap, tempat wisata berbasis masyarakat ini terus berkembang. Selain sebagai tempat budidaya madu juga bisa menjadi edu-tourism yang terkenal.

“Mudah-mudahan perekonomian dan pariwisata Bintan bisa berjalan baik kembali. Yang pada akhirnya akan memulihkan ekonomi masyarakat,” harapnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul