Bintan-Pinang

Remboelan Cafe, Sajikan Kuliner Bintang Lima dengan Harga Kaki Lima di Simpang Lagoi, Bintan

Sejumlah pekerja hotel bintang lima yang mendirikan Remboelan Cafe di sekitaran simpang Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan. F.kiriman Safril Sembiring

batampos.id- Lima orang pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi covid-19 tidak patah semangat. Mereka yang sebelumnya bekerja di hotel bintang lima bangkit mendirikan usaha kuliner.

BACA JUGA: Pandemi Covid, Pemilik Usaha Kuliner di Karimun Muncul Ide Kreatif dan Inovasi agar Bisa Terus Eksis

Adalah Dewi dan David yang memiliki keahlian koki, Maryono yang memiliki latar belakang sebagai housekeeping, Lena yang pernah menjadi pramusaji dan Agi yang sebelumnya bekerja sebagai sekuriti.

Mereka memulai usaha kuliner bernama Remboelan Cafe di sekitaran simpang Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan.

Bermodalkan semangat dan keinginan yang kuat mereka bersama-sama menjadikan Remboelan Cafe sebagai tawaran bagi para pengunjung untuk mencicipi sajian hidangan berkelas bintang lima.

Cafe yang baru saja buka itu pun terlihat mulai diminati masyarakat sekitar. “Ini adalah komitmen kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi daerah ini,” kata Dewi.

Dewi juga mengatakan, mereka tidak ingin menambah jumlah pengangguran. Dengan membuka usaha kuliner ini, mereka mencoba menawarkan aneka kuliner yang menjadi keunggulan.

“Sajian kuliner seperti rawon, soto ayam, nasi ayam, kwee tiaw adalah menu unggulannya,” sebutnya. Selain melayani menu menu yang tersaji mereka juga menerima pesanan catering baik untuk even-even tertentu maupun reguler untuk karyawan perusahan-perusahan.

“Ada beberapa pelanggan yang sudah berulang kali datang dan menikmati sajian bintang lima dengan harga kali lima yang sangat terjangkau,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (ASITA) Tanjungpinang Bintan, Sapril Sembiring menuturkan hidangan yang dinikmati di Remboelan Cafe memiliki cita rasa yang nikmat.

Ia berkesempatan menikmati nasi ayam dan rawon rasanya nikmat dengan tampilan dan standar kebersihan yang baik. “Para pelayan dan kokinya saya lihat tetap menerapkan pengalaman dan tata kerja seperti di hotel,” ungkapnya.

Menurutnya, cafe ini bisa sebagai pilihan baru bagi rekan-rekannya sesama biro perjalanan wisata baik dari Tanjungpinang maupun Batam untuk singgah membawa rombongan wisatawan khususnya domestik untuk sementara belum dibukanya akses internasional.

“Teman teman travel bisa memesan aneka pilihan paket makan siang dan makan malam di sini,” katanya. Dia juga mengatakan, pihaknya akan terus mendukung pelaku pelaku UMKM seperti ini apalagi sesama insan pariwisata. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul