Metropolis

Santri Ponpes An-Nur Histeris Jalan Masuk ke Pondok Ditutup Paksa

batampos.id – Puluhan santri Pondok pesantren An-Nur di Pantai Melur, Kelurahan Sijantung, Galang, menangis histeris, Rabu (1/9) pagi. Mereka sedih sebab satu-satunya akses jalan masuk ke pondok mereka ditutup paksa oleh pengelola pantai yang mengklaim sebagai pemilik lahan yang selama ini jadi akses jalan tersebut.

Pengasuh dan santri Pondok Pesantren An-Nur mencoba menghalau penutupan jalan.

Puluhan santri bersama pengasuh mereka, sempat melakukan aksi penghalangan di lokasi penutupan. Namun, pihak perusahan tetap bersikeras me­nu­tup­nya.

”Tak ada lagi jalan kami. Ini satu-satunya akses jalan masuk. Kalau ini ditutup, mau lewat mana lagi kami,” ujar Erna, pengurus PP An-Nur, kemarin.

Meskipun memohon dengan tangis pilu, namun penutupan jalan tetap dilakukan. Pihak pengelola wisata pantai tetap mengerahkan alat berat untuk menimbun jalan masuk yang disebut sudah ada puluhan tahun tersebut.

Siang kemarin, jalan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Aksi mereka menarik simpati masyarakat sekitar sehingga masyarakat juga bergabung.
Suyanti, warga yang anaknya belajar di Ponpes An-Nur, menuturkan, penutupan jalan sangat tidak beralasan. Pasalnya, kata dia, jalan tersebut sudah ada sejak lama bahkan jauh sebelum pantai Melur dikelola pihak perusahaan.

”Kasihan masyarakat dan juga anak-anak di pondok pasantren ini. Kalau terisolasi seperti ini, bagaimana anak-anak ini bisa bertahan karena mereka juga bergantung dengan lingkungan luar,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : RATNA IRTATIK