Kepri

Serap Aspirasi, Widiastadi Nugroho ‘Kebanjiran’ Keluhan Warga

Widiastadi Nugroho saat menyerap aspirasi warga dari dapilnya

batampos.id-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai lembaga legislatif merupakan lembaga perimbangan terhadap kekuasaan eksekutif yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan di daerah, kerap menyerap aspirasi masyarakat dalam tajuk Reses.

BACA JUGA:Widiastadi Sidak Titik Banjir di Legenda Bali

Dalam reses tersebut, anggota DPRD secara langsung bertemu dan berkomunikasi dengan masyarakat di daerah pemilihannya guna menjalankan tugas-tugasnya sebagai wakil rakyat. Mengingat, reses menjadi instrumen yang baik untuk memperoleh aspirasi dan masukan dari konstituen, serta untuk melihat langsung implementasi berbagai kebijakan yang dibuat oleh eksekutif.

Hal tersebut, juga dilakukan oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri Widiastadi Nugroho. Politisi PDI Perjuangan ini, secara langsung melakukan reses ke sejumlah wilayah di daerah pemilihannya. Disejumlah tempat, pria yang kerap disapa Mas Iik ini mendapatkan aspirasi tentang masalah-masalah aktual di masyarakat.

Mulai dari kondisi infrastruktur jalan dan permukiman, fasilitas kesehatan hingga fasilitas umum yang sebelumnya sudah disampaikan ke pemerintah daerah namun hingga saat ini belum mendapatkan respon.

“Pada fungsi pengawasan, anggota DPRD bisa mendapat aspirasi tentang masalah-masalah aktual di masyarakat. Dan dari beberapa kali turun ke masyarakat, kondisi air bersih, penerangan jalan, peningkatan fasilitas kesehatan di perumahan dan tempat ibadah hingga infrastruktur jalan disampaikan ke kami,” terang Widiastadi Nugroho, Rabu (1/9)

Baginya, apa yang disampaikan dan dikeluhkan masyarakat dalam masa reses tersebut sangat penting untuk program kerja kedepannya. Mengingat, reses merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam proses pembuatan keputusan sebagai salah satu prinsip demokrasi.

Dan sebagai pemilih yang mempunyai wakil di legislatif, masyarakat mempunyai hak untuk berpartisipasi dalam proses pembentukan keputusan, melalui mekanisme yang telah ditentukan. “Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam sebuah reses akan memberi hasil yang lebih aktual dan berbasis fakta,” terangnya.

Tercatat, keluhan terkait Perbaikan akses jalan, peningkatan sarana dan prasarana olahraga hingga fasum, permasalahan aliran air bersih, hingga legalitas tempat ibadah diungkapkan warga. Merespon hal tersebut, Widiastadi Nugroho menegaskan akan memperjuangkan semua aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Intinya, dari semua aspirasai yang masuk kita terima dan akan kita perjuangkan untuk direalisasikan,” tutupnya. (*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul