Kepri

Bantu Kesulitan Ekonomi Masyarakat,  Eis Aswati Tebar 1.000 Paket Sembako

Eis Aswati foto bersama ibu ibu usai reses di dapilnya

batampos.id-Srikandi Partai Demokrat, Eis Aswati yang duduk di Komisi II DPRD Provinsi Kepri fokus membantu kesulitan masyarakat selama masa reses kedua pada sidang kedua tahun 2021 ini. Menurutnya dalam masa reses ini, ia akan menebar 1.000 paket sembako.

“Saya melakukan pendekatan secara persuasif ditengah-tengah masyarakat dengan berdukusi untuk mendapatkan saran dan masukan dalam reses ini,” ujar Eis Aswati, Kamis (2/9) di Tanjungpinang.

BACA JUGA: Lamidi: Pegawai Harus Miliki Integritas dan Loyalitas

Istri dari Ketua DPRD Kabupaten Bintan, Agus Wibowo tersebut menjelaskan, ia bersama tim sudah menyusun 12 titik lokasi reses yang tersebar di empat kecamatan yang ada di Ibu Kota Provinsi Kepri atau Dapil Kepri I ini. Lebih lanjut katanya, dari sejumlah lokasi yang disambangi, memang masyarakat mengeluhkan tentang kondisi ekonomi yang sedang dihimpit pandemi Covid-19 ini.

“Kita masih dalam suasana yang prihanti. Pandemi juga menyebabkan banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan, karena tempat usaha yang tutup. Maka dari itu, kita harus saling menguatkan dengan saling membantu antara satu sama lain,” jelasnya.

Masih kata Eis, disela-sela kegiatan ia juga menyerukan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Selain itu ia juga mengajak masyarakat untuk mempercepat program vaksinasi yang sedang digalakan oleh Pemerintah Daerah hari ini. Baginya, vaksinasi bisa menjadi benteng untuk mencegah penyebaran Covid-19 menjadi lebih meluas.

“Saya juga mencatat mengenai harapan-harapan masyarakat terkait pembangunan. Memang sebagai legislator punya program aspirasi. Namun sifatnya terbatas pada jumlah tertentu. Sehingga yang berkaitan dengan pembangunan skala besar, akan didorong dalam pembahasan anggaran bersama Pemprov Kepri,” jelasnya lagi.

Ditambahkannya, usulan-usulan hasil reses ini juga akan dibawa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri untuk tahun 2022 mendatang. Namun, apabila ada kebutuhan-kebutuhan mendesak, ia upayakan masukan dalam pembahasan APBD Kepri Tahun Anggaran (TA) 2022 yang akan dimulai beberapa waktu kedepan.

“Susunan APBD Provinsi Kepri itu terdiri dari tiga segmen. Pertama adalah masukan dari Gubernur dan Wakil Gubernur, kedua aspirasi dewan, dan yang ketiga adalah hasil Musrenbang,” tutup Eis Aswati.(*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul