Kepri

Banyak Pokir Tertunda Disebabkan Pandemi Covid-19, Ilyas Sabli Janji Tetap Kawal Permintaan Masyarakat

Ilyas Sabli foto bersama warga usai acara reses di dapilnya

batampos.id-Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri utusan Daerah Pemilihan (Dapil) Kepri VII (Natuna-Anambas), Ilyas Sabli menggelar reses ditengah keprihatinan pandemi Covid-19 di Kabupaten Natuna dan Anambas. Ia berharap, aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi modal baginya untuk memperjuangkan dalam pembahasan anggaran bersama Pemerintah Provinsi Kepri.

BACA JUGA: Pembukaan Latsar CPNS Golongan III Pemkab Natuna Dilakukan Secara Virtual

“Karena terbatas pada rentang kendali, reses masa sidang kedua ini tetap dioptimalkan untuk menjaring persoalan-persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat,” ujar Ilyas Sabli, Kamis (2/9)

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Natuna tersebut mengatakan, pada Rabu (1/9) lalu ia sudah melakukan reses di di Desa Cemaga Utara, kecamatan Bunguran Selatan, Natuna. Kegiatan diskusi dan tanya jawab dilaksanakan di Gedung Serbaguna, Desa Cemaga Utara.

“Dari pertemuan tersebut, saya menangkap banyak aspirasi dari masyarakat. Terutama dalam hal pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Pria yang pernah duduk sebagai Bupati Natuna tersebut juga mengatakan, ada pertanyaan dari pengurus mesjid desa Cemaga, terkait usulan bantuan mesjid, yang sampai saat ini belum ada kejelasannya. Kemudian ada juga pertanyaan warga terkait fasilitas rumah singgah bagi masyarakat Natuna di Tanjungpinang dan Kota Batam.

“Kalau masalah bantuan untuk rumah ibadah, memang kita prioritaskan, cuma hari ini kita ada refucusing (pengalihan) anggaran, sehingga banyak program yang tertunda, termasuk pokok pikiran (pokir) di karenakan anggaran APBD banyak di pangkas untuk penanggulangan virus Covid-19,” jelasnya lagi.

Kemudian, mengenai masalah rumah singgah untuk warga yang berobat ke Tanjungpinang atau Batam, saat ini sudah tersedia Mes Natuna/Asrama yang bisa digunakan sebagai tempat persinggahan. Dikatakannya, ia yakin masih banyak saran dan masukan yang akan didapat. Apalagi mengingat proses reses berjalan selama dua pekan, yakni dari 24 Agustus 2021 sampai 6 September mendatang.

“Memang kita sangat mengingatkan ada perhatian besar dari Pemprov Kepri untuk Kabupaten Natuna. Terutama dalam hal percepatan pembangunan infrastruktur, seperti jalan yang menghubungkan antar daerah. Selain itu tentunya, perhatian untuk peningkatan kehidupan nelayan. Karena Natuna dan Anambas memiliki potensi besar dibidang kelautan dan perikanan,” tutupnya.(*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul