Bintan-Pinang

Selesai Syuting Promosi Wisata Ekang, Wahyu Rianto, Anggota GenPI Bintan Meninggal Tenggelam

Tim Sar Gabungan saat mengevakuasi jenazah Wahyu Indra Rianto yang tenggelam di sungai hutan mangrove di Wisata Ekang Mangrove Park, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (5/9) siang. F.Basarnas Tanjungpinang

batampos.id- Keluarga besar Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kabupaten Bintan berduka. Anggota GenPI Bintan, Wahyu Indra Rianto, 24, meninggal tenggelam selesai syuting dalam rangka mempromosikan wisata di Wisata Ekang Mangrove Park, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (5/9) siang.

BACA JUGA: Punya Sekretariat, GenPi Harus Makin Semangat Promosikan Wisata Bintan

Selain Wahyu, Benny Irianto, 26, yang merupakan warga Cikolek, Toapaya, Bintan meninggal dalam kecelakaan tersebut. Ketua GenPI Bintan, Aprizal, menuturkan, korban yang meninggal bernama Wahyu merupakan anggota GenPI Bintan, sedangkan korban meninggal lain, Benny warga Cikolek, Toapaya, Bintan.

Kenangan terakhir Wahyu Rianto (tengah), anggota GenPI Bintan yang meninggal tenggelam usai boatnya terbalik di sungai hutan wisata mangrove, Desa Ekang, Minggu (5/9). F.istimewa

Aprizal memperkirakan, kejadian sekira pukul 12.30 WIB seusai waktu azan Zuhur. Sebelum kejadian, Aprizal mengaku sempat satu boat dengan korban Wahyu saat syuting berlangsung di sungai hutan mangrove di Wisata Ekang Mangrove Park, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong.

“Selesai itu, saya pindah ke boat karet,” katanya. Sekira satu kilometer dari dermaga, boat yang ditumpangi Wahyu, Benny dan seorang tekong bernama Riau, terbalik.

Saat itu, Aprizal mengatakan, boat yang ditumpangi dirinya berada 15 meter di depan boat yang ditumpangi korban. “Boatnya korban tergolek, mungkin karena hilang keseimbangan, Wahyu jatuh,” katanya.

Benny dan Riau juga tercebur ke sungai hutan mangrove tersebut. Melihat kejadian itu, boat yang ditumpangi Aprizal patah balik dan berusaha menolong ketiganya. Riau berhasil diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit.

Benny juga berhasil ditemukan tidak lama setelah kejadian. Hanya, kondisinya kritis dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara, Wahyu saat itu belum ditemukan.

Beberapa jam kemudian, tim SAR gabungan meliputi  Basarnas Tanjungpinang dan kepolisian, Bhabinkamtibmas Ekang Anculai Aipda Zulkafila dibantu masyarakat turun melakukan pencarian di lokasi. Tim sar gabungan berhasil menemukan Wahyu namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekira pukul 15.00 WIB.

Kadisbudpar Bintan, Wan Rudy Iskandar mengatakan, boat yang ditumpangi korban kemasukan air. Disinggung apakah mereka menggunakan life jacket? “Awalnya pakai (life jacket), kemudian dilepas,” katanya singkat.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwihatmoko Wiroseno membenarkan kejadian ini. “Boatnya oleng saat kembali ke dermaga,” katanya.

Dia mengatakan, kejadian saat shooting dalam rangka promosi wisata Ekang Magrove Park Desa Ekang Anculai Kecamatan Teluk Sebong. Kasus ini masih dalam penyelidikan.

Pantauan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban, petang itu jenazah Benny telah dibawa pihak keluarga dengan menggunakan ambulans ke kediamannya di Cikolek, Toapaya, Bintan.

Sementara, hingga pukul 18.00 WIB, jenazah Wahyu masih disemayamkan di ruang jenazah rumah sakit. Tekongnya, Riau masih dirawat di rumah sakit. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul