Metropolis

Jabatan Kasatpol PP dan Staf Ahli Dilelang

 

batampos.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melelang dua jabatan pimpinan tinggi pratama. Dua jabatan yang dilelang adalah Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) Pamong Praja (PP) yang saat ini dijabat Salim, dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia yang sebelumnya diemban Aspawi Nangalie.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, lelang ini harus dilakukan karena akan ada mutasi serta pengisian jabatan yang kosong karena ditinggalkan pejabat lama. Untuk Kasatpol PP, kemungkinan akan dimutasi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

”Mutasi itu hal yang biasa dilakukan dalam struktur pemerintahan. Mungkin saja Pak Salim akan dimutasi ke dinas lain, sehingga jabatan yang ditinggalkan beliau kosong, dan tentu harus dicarikan penggantinya,” ujarnya.

Sementara untuk jabatan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia sudah kosong cukup lama. Sebab, pejabat sebelumnya, Aspawi Nangalie, saat ini tengah ditugaskan untuk mejadi pejabat Pelaksana Tugas (Plt) di Sekretaris DPRD Batam (Sekwan).

”Kemarin, pejabat lama (Sekwan sebelumnya) tersandung kasus hukum, jadi Pak Wali langsung menunjuk Pak Aspawi jadi Sekwan, agar roda pemerintahan tidak terganggu. Makanya, jabatan lama tersebut termasuk yang dilelang,” ujarnya.

Jefridin menjelaskan, lelang jabatan ini dibuka untuk pegawai negeri sipil yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri ke bawah. ASN yang memenuhi syarat, dipersilakan mencoba untuk mendaftar, sebab lelang sangat terbuka dan transparan.

”Lelang ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan jenjang karir dan membantu Pemko Batam dalam membangun pemerintahan yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Berdasarkan surat nomor 02/Pansel-JPTP/BTM/09/2021, lelang terbuka ini boleh diikuti dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pelamar. Pertama, pelamar merupakan ASN di lingkungan Provinsi Kepri, sedang menduduki jabatan administrator eselon III paling singkat dua tahun. Selanjutnya, jabatan relevan dengan yang dilamar, memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif minimal lima tahun.

Berikutnya, memiliki jabatan paling rendah IV A, usia paling tinggi 56 Tahun, memiliki pendidikan minimal S1, memiliki rekam jejak jabatan yang baik, telah mengikuti pelatihan kepemimpinan tingkat tiga, dan lainnya.

”Pendaftaran dibuka hingga tanggal 9 September mendatang, penuhi syaratnya dan silakan kirimkan lamaran jika memang mampu untuk menduduki jabatan tersebut. Nanti juga akan ada seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, uji kompetensi, pengujian naskah yang diusulkan. Hasil akhir akan diumumkan 20 September mendatang,” bebernya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, mutasi, promosi dan lelang jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan guna memperkuat pemerintahan.

Menurutnya, setelah dilantik kembali memimpin Kota Batam, pihaknya bersama Wali Kota Batam diperbolehkan kembali menyusun struktur organisasi OPD.

”Paling tidak, Oktober nanti sudah boleh melantik pejabat baru. Jabatan yang kosong akan segera diisi, termasuk Kadishub (Kepala Dinas Perhubungan) Batam. Mungkin nanti akan bertahap, dan semua teknisnya sudah disiapkan BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia),” ujarnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA
Editor : RATNA IRTATIK