Metropolis

BKKBN Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 Untuk Ibu Hamil

 

batampos.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri menggelar vaksinasi untuk ibu hamil di Rumah Sakit Hj Bunda Halimah Batam, Kamis (9/8/2021). Rencananya 400 ibu hamil akan mendapatkan suntikan pertama.

Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Provinsi Kepri, Dr.H. Yanuarman SpOG (K) KPM mengatakan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/4638/2021 tentang petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 serta Surat Edaran Kementerian Kesehatan HK.02.01/I/2007/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Pelaksanaan vaksin untuk ibu hamil di Batam.
foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

Perkembangan kasus Covid-19 menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan khususnya pada kasus ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19 di sejumlah kota besar di Indonesia dalam keadaan berat. Untuk itu, vaksinasi diperuntukkan bagi ibu hamil.

Dengan mempertimbangkan semakin tingginya jumlah ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 dan tingginya resiko bagi ibu hamil apabila terinfeksi Covid-19 menjadi berat dan berdampak pada kehamilan dan bayinya, maka diperlukan upaya untuk memberikan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya melindungi ibu hamil apabila terinfeksi Covid-19.

Pertama, untuk diketahui bahwa target pelayanan vaksin bagi ibu hamil dan menyusui di Provinsi Kepri sebanyak 5000 orang hingga Oktober 2021. Sampai dengan hari ini, jumlah yang masuk dalam pendaftaran di Google Form sudah 254 orang (Update 27 September 2021 pukul 09.00 WIB)

Kedua pelayanan vaksinasi untuk ibu hamil dilakukan di semua wilayah Provinsi Kepri di fasilitas kesehatan yang ditunjuk dan ditangani oleh tenaga yang telah terlatih.

Ketiga, percepatan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dilakukan pemantaun dan ditindaklanjuti bersama-sama PGOI, BKKBN, IBI, dan Dinas terkait.

“Jenis vaksin yang dianjurkan Sinovac Faister dan Modena. Kemudian tak harus melalui persetujuan dokter kandungan,” katanya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Penanggulangan Covid-19 harus dilakukan secara bersamaan seluruh stakeholder.

“Progres Covid-19 kasus yang dirawat 137 orang yang tersebar di seluruh kecamatan kota Batam. Sebanyak 24.674 orang sembuh dan meninggal 821 orang,” ujar Pebrialin.

Ia menambahkan 26 kelurahan sudah memasuki zona hijau, 1 berwarna orange dan 37 lagi zona kuning (kasusnya dibawah 10). Ia juga memaparkan progres vaksinasi di Kota Batam.

“2 Agustus lalu sudah keluar edaran, ibu hamil sudah boleh divaksin. Banyak ibu hamil yang meninggal karena Covid-19,” katanya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam sekaligus, Hj. Marlin Agustina Rudi mengatakan vaksinasi penting untuk ibu menyusui dan ibu hamil. Pemerintah akan membantu melalui organisasi-organisasi di Kota Batam. Ia berharap ibu hamil yang divaksin tidak khawatir.

“Target pencapaian kita sudah luar biasa. Kita akan giatkan lagi agar mencapai target. Sehingga sekolah tatap muka bisa segera dilakukan. Vaksin usia 18 tahun ke atas 77 persen dosis pertama sementara dosis kedua 38 persen,” katanya.

 

 

Reporter: Yulitavia