Ekonomi & Bisnis

Asuransi Jiwa Telah Bayar Klaim Covid-19 Rp 3,74 T

ILUSTRASI (pixabay)

batampos.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, capaian industri di sisi klaim serta manfaat yang telah dibayarkan oleh industri asuransi jiwa kepada masyarakat. Dalam tiga tahun terakhir, rata-rata klaim yang dibayarkan per tahunnya telah mencapai sekitar Rp 148,52 triliun.

“Saat ini adalah momentum emas bagi industrinya untuk menciptakan produk asuransi yang menjawab berbagai kebutuhan dan melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia,” kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (9/9).

Bahkan di masa pandemi ini, lanjutnya, industri asuransi jiwa tetap mampu mencatatkan kinerja positif dalam pembayaran klaim Covid-19. Sampai dengan Juni tahun ini, industri asuransi jiwa telah membayarkan sekitar Rp 3,74 triliun untuk jenis klaim ini.

Ia mengungkapkan, jumlah tersebut untuk biaya perawatan pasien Covid-19 di luar rumah sakit rujukan wajib pemerintah yang berhasil ditutup oleh asuransi. “Saat perekonomian belum pulih sepenuhnya, tentunya partisipasi sektor swasta dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi yang dijalankan pemerintah,” imbuhnya.

BACA JUGA: Semakin Banyak Konsumen Berbelanja Asuransi secara Online

Disisi lain, ia juga mengungkapkan Uang Pertanggungan (UP) yang sedang dikelola mencatat dalam tiga tahun sejak 2018 hingga 2020 lalu, UP telah mencapai nilai sekitar Rp 4.326,22 triliun. Dana UP ribuan triliun tersebut tentunya sangat berguna dalam menjaga kualitas hidup para keluarga dan ahli waris, saat kematian, kecelakaan atau risiko lain terjadi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengatakan, hingga saat ini, industri asuransi jiwa sudah cukup banyak berkontribusi ke perekonomian. Dalam kondisi pandemi dan momentum berbaliknya arah ekonomi saat ini, pihaknya optimis, inklusi dan perlindungan asuransi yang lebih masif bagi semua lapisan masyarakat. (*)

Reporter: JPG Group
Editor: Suprizal Tanjung