Karimun

Atasi Kerawanan Pangan, Bupati Karimun Letakkan Batu Pertama Pembangunan Lumbung Pangan Masyarakat

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan lumbung pangan

batampos.id-Bupati Karimun, Aunur Rafiq melakukan peletakan batu pertama pembangunan lumbung pangan masyarakat, Sabtu (11/9/2021) di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing. Pembangunan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Sejahtera ini, dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik.

BACA JUGA: Lebih dari 2 Juta Lapangan Kerja Sektor Parekraf Terancam Hilang selama Pandemi

Bupati Karimun Aunur Rafiq menuturkan, keberadaan lumbung pangan berfungsi sebagai cadangan untuk menjaga ketersediaan, serta akses pangan masyarakat khususnya bagi para petani.

Di mana, peranan petani juga sebagai penyedia pangan sekaligus merupakan konsumen pangan. Turut mendampingi Kadis Pangan dan Pertanian Karimun Sukri, dan anggota DPRD Karimun Sulfanow Putra.

Mengenai anggaran dalam pembangunan lumbung pangan, dikatakan Bupati, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021. Kabupaten Karimun termasuk satu diantara kabupaten/kota penerima DAK pusat di seluruh Indonesia.

“Dari 7 kecamatan yang masuk daerah rawan pangan yang diusulkan, baru satu yang terakomdir melalui DAK yakni Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing. Jumlah pagu anggarannya adalah Rp287 juta yang telah dibayarkan 20 persen untuk tahap pertama dan dikerjakan secara padat karya,” papar Bupati Karimun.

Pembangunan lumbung pangan tersebut menyerahkan kepada masyarakat setempat dengan sistem padat karya dan masyarakat bertanggung jawab penuh atas proses pembangunan.

Pembangunan lumbung pangan masyarakat ini mengacu Pasal 23 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Dalam ketentuan itu disebutkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan dan ketahanan pangan, pemerintah menetapkan cadangan pangan nasional yakni cadangan pangan pemerintah pusat, cadangan pangan pemerintah daerah dan cadangan pangan masyarakat.

Tujuannya untuk mengantisipasi kekurangan ketersediaan pangan, kelebihan ketersediaan pangan, gejolak harga pangan dan keadaan darurat.

Selain melakukan peletakan batu pertama, Bupati juga menyerah 35 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di Kelurahan Harjosari. (*)

Reporter: Ichwanul F