Nasional

Penerima Bantuan Kuota Data Internet untuk PJJ Mencapai 24,4 Juta

Sejumlah pelajar mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Balai Warga RT 05/RW 02 Kelurahan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (21/3/2020). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos.id – Bantuan subsidi paket kuota data internet kembali disalurkan pemerintah. Pada bulan pertama, bantuan diberikan kepada 24,4 juta penerima.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyatakan bahwa 24,4 juta penerima ini merupakan warga satuan pendidikan yang nomornya telah diverifikasi dan divalidasi. Perinciannya, 22,8 juta nomor ponsel peserta didik jenjang PAUD hingga pendidikan tinggi dan 1,6 juta pendidik jenjang PAUD hingga pendidikan tinggi. ”Alhamdulillah, hari ini (kemarin, Red) kuota data internet mulai disalurkan secara bertahap,” ujarnya kemarin (11/9).

Nadiem berharap bantuan kuota internet itu bisa membantu pembelajaran siswa maupun guru. Sebab, saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) belum bisa dilaksanakan sepenuhnya. Sebagian siswa memang sudah mengikuti PTM terbatas. Namun, lainnya masih harus menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Sebagaimana diketahui, pada bantuan kuota internet kali ini, peserta didik PAUD akan menerima kuota 7 GB/bulan. Lalu, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah dijatah 10 GB/bulan. Guru PAUD serta pendidikan dasar dan menengah mendapat kuota 12 GB/bulan. Mahasiswa dan dosen diberi bantuan 15 GB/bulan. Kuota berlaku selama 30 hari sejak diterima.

Karena penyaluran bantuan kuota akan berjalan hingga November 2021, Nadiem mengimbau para kepala sekolah dan pimpinan perguruan tinggi untuk memutakhirkan data nomor ponsel peserta didik dan pendidik. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim