Home

13 Tempat Hiburan Tutup Permanen Terpuruk akibat Tidak Beroperasi selama PPKM

batampos.id – Setelah beberapa bulan tidak beroperasi dikarenakan adanya kebijakan penerapan Pemberlaku­an Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, kini sejumlah tempat hiburan malam di Kota Batam dapat kembali beroperasi. Namun, beberapa di antara tempat hiburan itu ada yang tak sanggup bertahan dan pilih menutup usaha. Seperti, beberapa tempat hiburan di Kampung Bule, Nagoya.

F. Iman Wachyudi/Batam Pos
Suasana bar dan kafe di Kampung Bule, Nagoya, Jumat (10/9). Sejumlah tempat hiburan malam di kawasan ini tutup akibat sepinya pengunjung.

Ketua Forum Pengusaha Kampung Bule, Famili, Ruslan Kasbulatov, mengatakan, saat ini seluruh tempat hiburan di Kampung Bule sudah kembali beroperasi sejak sebulan yang lalu. Kebijakan dibukanya kembali tempat hiburan malam itu dilakukan setelah adanya koordinasi antara pihak pengelola dengan Pemerintah Kota Batam.

”Semuanya sudah buka dengan protokol kesehatan yang dijaga terus,” ujarnya, Senin (13/9/2021).

Meski sudah diperbolehkan kembali beroperasi, Ruslan menyampaikan hingga saat ini tercatat 13 tempat hiburan malam di Kampung Bule tutup secara permanen. Tutupnya tempat hiburan itu akibat pemilik tempat hiburan tidak bisa lagi membiayai operasional tepat usahanya akibat dilarang beroperasi pada masa PPKM lalu.

”Tutup itu karena bangkrut. Karena sudah satu tahun disuruh tutup, bangkrut jadinya. Sisanya saat ini sudah beroperasi normal seperti sebelumnya,” katanya.

Sementara untuk kunjungan tamu ke tempat hiburan, juga masih minim. Ia mengungkapkan, sepinya pengunjung ke tempat hiburan bukan karena faktor turis dari Singapura maupun Malaysia yang sepi. Namun, sepinya pengunjung akibat masyarakat yang sudah banyak membatasi kegiatan di luar rumah.

”Tidak pengaruh sebenarnya Singapura dan Malaysia tutup. Tapi masyarakat kita yang sudah malas keluar,” tuturnya.

Ia berharap, Pemerintah Kota Batam bisa mengeluarkan kebijakan yang dapat membantu tempat hiburan malam. Agar ke depan, tempat hiburan malam di Kota Batam bisa tetap beroperasi seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Asosiasi Jasa Hiburan (Ajahib) Kota Batam, Gembira Ginting. Saat ini, sejumlah tempat hiburan yang berada di bawah naungan Ajahib sudah mulai kembali beroperasi. Namun, rata-rata dalam keadaan sulit. Sebab, selama pemberlakuan PPKM Level 4 beberapa waktu lalu, seluruh THM di bawah naungan Ajahib tutup total.

”Tamu masih sepi. Belum seramai seperti biasanya,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, masih sepinya kunjungan ke tempat hiburan akibat masyarakat yang menghindari tempat keramaian. Sehingga, pengunjung tempat hiburan juga masih sepi. (*)

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah
Editor : RATNA IRTATIK