Karimun

Desa Rawajaya dan Desa Lebuh Dapat Bus Demi Kemajuan Desa

Bupati Karimun, Aunur Rafiq melakukan uji coba bus batuan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

batampos.id- Dana alokasi khusus (DAK) 2021 untuk fisik yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk Kabupaten Karimun dalam bentuk pengadaan bus. Yang jumlahnya dua unit untuk diserahkan kepada dua desa di dua kecamatan berbeda.

BACA JUGA: Gubkepri Desak Bank Riau Kepri Tuntaskan PKS Program Diskon Bunga

”Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan dua unit bus dengan nilai Rp1,08 miliar yang sumber dananya dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sudah kita serahkan hari ini (Selasa , red) untuk dua desa di dua kecamatan. Yakni, untuk Desa Rawajaya Kecamatan Moro dan Desa Lebuh di Kecamatan Belat,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (14/9).

Dengan adanya tambahan dua bus ini, kata Bupati, saat ini sudah ada 10 unit bus di Karimun yang diperuntukkan untuk 10 desa. Tentunya, dua bus yang terbaru ini juga akan dikelola langsung oleh desa yang menerima. Khususnya, bisa menjadi aset desa untuk dijadikan usaha yang masuk dalam badan usaha milik desa (BUMDes). Sehingga, desa-desa tersebut bisa memberikan penghasilan dalam bentuk pendapatan asli desa. Dengan demikian, desa-desa tersebut bisa semakin maju.

”Kepada desa yang memiliki bus, maka jaga dan rawat bus tersebut dengan baik. Jika memang ada kerusakan, maka segera dilakukan perbaikan. Karena, keberadaan bus yang diusahakan untuk pendapatan asli desa juga dapat membantu masyarakat yang memang membutuhkan jasa angkutan bus untuk bepergian. Selain itu, kita juga akan mengusulkan ke kementerian yang sama untuk tahun depan agar desa lain juga bisa mendapatkan bantuan bus,” ungkapnya.

Perlu diketahui, kata Bupati, untuk tahun ini dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Teringgal dan Transmigrasi tidak hanya dalam bentuk bantuan bus. Tapi, juga ada bantuan dalam bentuk pembangunan fisik. Salah satunya pembangunan pasar di Kecamatan Buru. Dengan antuan-atuan seperti ini, diharapkan mampu untuk meningkatkan perekonomian desa setempat. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul