Karimun

Kasus Covid-19 Menurun, Karimun masih Zona Orange

Rachmadi (f.sandi/batampos.id)

batampos.id- Perkembangan pasien positif Covid-19 di kabupaten Karimun, terus menurun walaupun masih ada terdapat pasien yang positif Covid-19 saat ini. Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi mengatakan, saat ini jumlah kasus terkonfirmasi Covi-19 mencapai 5.321 kasus. Dimana, kasus konfirmasi tanpa gejala yang mencapai 3.287 kasus masih didominasi dengan disusul kasus konfirmasi kontak erat langsung ada 3.207 kasus dan kasus konfirmasi bergejala ada 2.034 kasus. Serta, kasus konfirmasi tidak ada riwayat perjalanan atau kontak erat ada 1.987 kasus.

BACA JUGA: Covid-19 Melandai, Polisi Tetap Imbauan Patuh Protokol Kesehatan

” Alhamdulillah, kabupaten Karimun masih zona orange dan mudah-mudahan menuju zona hijau nanti. Untuk kasus konfirmasi perjalanan ada 127 kasus dan tidak banyak bertambah, serta pada bulan September meninggal dunia 18 orang,” terangnya, Selasa (14/9).

Walaupun demikian, pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat agar tetap mengikuti protokol kesehatan. Dimana, kemarin (Selasa-red) masih ada penambahan pasien positif Covid-19 ada 11 orang, kemudian yang sembuh cukup banyak ada 18 orang dan meninggal dunia 1 orang dengan hasil PCR positif. Sedangkan, yang masih aktif positif Covid-19 ada 3 orang.

” Kalau dilihat perkembangan yang dirawat di rumah sakit terus berkurang. Seperti di RSUD M Sani ada 6 orang, RUD Tanjung Batu 3 orang dan RSBT 2 orang,” ujarnya.

Sementara untuk wilayah yang sudah dinyatakan zona hijau atau tidak ada terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu kecamatan Belat, kecamatan Moro dan desa Nyiur Permai. Sedangkan, wilayah yang masih banyak positif Covid-19 masih diwilayah kecamatan Karimun ada 1101 orang dan Meral 1.279 orang, baru sisanya dibawah 1000 orang.

” Hanya tiga wilayah yang sudah tidak ada terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan, wilayah lainnya masih ada penambahan,” ungkapnya.

Masih kata Rachmadi lagi, dengan terus menurunnya pasien positif Covid-19 di kabupaten Karimun menjadi angin segar untuk semua pihak. Terutama, bagi para pelajar yang akan segera proses belajar mengajar dengan tatap muka secara terbatas. Untuk itu pihaknya, tetap terus menghimbau agar masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksin.

” Mari kita sama-sama berjuang, agar terbebas dari pandemi Covid-19. Salah satunya mensukseskan vaksinasi,” tuturnya.(*)

Reporter : TRI HARYONO
Editor : tunggul