Sport

KONI Kepri Gelar Rapat Final Koordinasi Pengamanan Kontingen

Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol M Redra Salipu mendampingi Ketua Umum Koni Kepri Usep RS dan pengurus foto bersama usai rakor final pengamanan kontingen kepri di Mako Brimob Polda Kepri, Tembesi, Senin (13/9). (F. Ryan Agung/Batam Pos)

batampos.id – Gelaran PON Papua hanya menyisakan hitungan hari. Karenanya KONI Kepri menggelar rapat final koordinasi pengamanan kontingen Kepri, di Mako Brimob, Tembesi, Senin (13/9).

Dijelaskan Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol M Rendra Salipu jika fokus pengamanan nanti adalah keselamatan kontingen Kepri. Ia juga menyatakan jika tim keamanan nanti melekat dengan kontingen Kepri.

“Hanya saja tim pengamanan akan berangkat secara bertahap. Tetapi kepulangannya yang paling terakhir,” tegasnya.

Sebanyak 20 personel Brimob Polda Kepri ditugaskan menjadi tim pengamanan Kontinen Kepri. Keberangkatan pertama tim pengamanan pada 20 September, bersamaan dengan keberangkatan tim futsal Kepri ke Papua.

Sebanyak delapan personel diberangkatkan ke Kabupaten Mimika. Sedang sisanya dibagi ke tiga venue lainnya.

“Tim pengamanan telah menyiapkan beragam skenario untuk mengamankan kontingen Kepri di Papua. Baik itu di dalam atau di luar ruangan. Tiga hal menjadi perhatian tim pengamanan, yakni keberangkatan, pelaksanaan pertandingan, dan pemulangan,” terang Salipu.

Hanya saja, lanjutnya, keberhasilan pengamanan tergantung pada koordinasi dan komunikasi dengan kontingen Kepri dan seluruh pihak terkait. “Tim pengamanan telah berkoordinasi dengan petugas-petugas yang terkait dengan pengamanan di Papua,” tegasnya.

BACA JUGA: Petakan Kesiapan, KONI Kepri Gelar Pembekalan Atlet dan Pelatih

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kepri Usep RS mengatakan jika Kepri menjadi provinsi yang paling siap terkait pengamanan kontingen dibanding provinsi lain. Usep juga menjelaskan kontingen Kepri ke Papua total berjumlah 112 orang.

“Tim pengamanan akan berkoordinasi langsung dengan pengurus KONI Kepri yang menjadi koordinator wilayah di Papua,” tuturnya.

Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol M Redra Salipu memimpin rakor final pengamanan kontingen bersama KONI Kepri di Mako Brimob Polda Kepri, Tembesi, Senin (13/9). (F. Ryan Agung/Batam Pos)

PON Papua akan digelar di empat cluster. Tepatnya akan digelar di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Lima Cabor berada di Jayapura, yang terdiri dari Karate, Layar, Sepak Takraw, Tinju dan Taekwondo. Selanjutnya, lima Cabor berada di Kabupaten Jayapura yang terdiri dari Muaythai, Menembak, Pencak Silat, Renang dan Selam.

Kemudian, empat Cabor berada di Mimika. Yakni Atletik, Biliar, Futsal dan Tarung Derajat. Serta dua Cabor berada di Merauke, yakni Catur dan Wushu.

Usep menerangkan jika selama di Papua, kontingen Kepri hanya fokus berlaga di Papua. “Jadi jangan berharap untuk bisa jalan-jalan di sana,” tegas Usep.

“Hal ini demi keamanan dan keselamatan atlet dan ofisial. Pasalnya yang harus diingat jika PON Papua digelar di masa pandemi,” tambahnya.

Usep berharap semua pihak bisa bersama-sama membantu mengamankan dan menjaga kesehatan. Baik itu menjelang keberangkatan, saat berlaga, hingga kembali dari Papua.

Di PON Papua, lanjut Usep, Kepri bermaksud untuk meningkatkan peringkat secara nasional. Di PON XIX Jawa Barat, Kepri meraih peringkat 19 dengan raihan tujuh emas, empat perak, dan tujuh perunggu.

“Saya mewanti-wanti pada seluruh kontingen Kepri dan tim keamanan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kesehatan,” pesan Usep. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo