Metropolis

Pemko Batam Gelar Pelatihan Pengelolaan Kebersihan Lingkungan di Destinasi Wisata

 

batampos.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menggelar pelatihan bagi pelaku pariwisata di Kota Batam. Kegiatan ini merupakan pelatihan kedua dan mengusung tema, ”Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi, dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata” dan bertempat di Millenium Hotel, Batuampar, dari 13-15 September 2021.

F. Disbudpar untuk Batam Pos
Direktur Eksekutif Batam Tourism Promotion Board, Edi Sutrisno, saat menjadi pembicara di acara Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi, dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata di Millenium Hotel, Batuampar, Senin (13/9).

Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menjelaskan bahwa pada pelatihan pertama yang bertema Pelatihan Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran Digitalisasi Destinasi Pariwisata, diikuti 40 pengelola destinasi wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Batam. Sedangkan pelatihan kedua ini berjumlah 35 peserta dari pelaku wisata, pemilik, dan pengurus destinasi wisata.

”Mereka diberikan pengetahuan bagaimana mengelola pariwisata, bagaimana mengemasnya dengan baik,” katanya, Senin (13/9/2021).

Menurut Ardi, wawasan tentang kebersihan ini sangatlah penting karena tempat wisata selayaknya harus bersih sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Lebih baik lagi, sampah yang ada dapat dikelola dengan baik, seperti sampah plastik yang dibuat kerajinan seperti tas, tempat tisu, dan sebagainya.

Ardi menambahkan, pelatihan ini bertujuan sebagai upaya pemerintah melalui Disbudpar Kota Batam untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata. Sehingga, terwujud pelayanan yang baik dalam industri pariwisata di Kota Batam.

”Pelatihan ini merupakan upaya pemerintah mempersiapkan pelaku pariwisata setelah Covid-19 berakhir, sehingga kita siap menerima kunjungan wisatawan kembali,” katanya.

Kepala Dinas melanjutkan, sebagai Community Based Tourism (CBT) atau pariwisata berbasis komunitas masyarakat, sudah saatnya menyiapkan diri dan berbenah agar makin atraktif dalam menarik kunjungan wisatawan.

”Semoga apa yang diberikan oleh narasumber bisa diterapkan di destinasi wisatanya masing-masing,” pintanya.

Selama pelaksanaan kegiatan, Ardi meminta penerapan protokol kesehatan diutamakan. Seperti, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

”Terapkan protokol kesehatan secara ketat, begitu juga di tempat wisatanya masing-masing sehingga pengunjung dan pengelola tetap aman,” harapnya. (*)

 

 

Reporter : YASHINTA
Editor : RATNA IRTATIK