Metropolis

Polisi Ringkus Bandit yang Beraksi di Wilayah Nongsa

 

batampos.id – Polsek Nongsa meringkus pelaku pencurian dan pemerkosaan di sejumlah lokasi di Nongsa. Ia adalah Lanuhudin, pria pengangguran yang nekat beraksi pada dini hari di sejumlah rumah warga.

Penangkapan pria yang biasa dipanggil Udin ini berawal dari laporan pembobolan rumah yang disertai pemerkosaan pada 25 Juni lalu. Kemudian, laporan pembobolan rumah pada 4 September serta tanggal 7 September yakni pembobolan disertai pencabulan.

”Kami menerima laporan tindak pidana dari beberapa TKP (Tempat Kejadian Perkara), dua laporan adanya aksi pemerkosaan dan pencabulan anak,” ujar Kapolsek Nongsa, AKP Yudi Arvian, Senin (13/9/2021).

Di TKP pertama, terjadi pencurian dan pemerkosaan pada Minggu (27/7) sekitar pukul 02.00 WIB di salah satu rumah Kampung Melayu, Nongsa. Dimana, pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel pintu jendela.

Korban yang tertidur lalu terbangun dan melihat seorang pria tak dikenal berada di sampingnya. Pria bertubuh besar itu kemudian mengancam korban dengan sebilah pisau dan memaksa korban membuka baju. Korban sempat melawan, namun lagi-lagi pelaku mengancam akan menyakiti korban dan anaknya.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku sempat mengambil uang Rp 120 ribu yang ada di dompet korban dan melemparkan dompet tersebut kepada korban. Kemudian, pelaku kabur lewat pintu belakang.

Kronologis pencurian di TKP kedua yakni di Perumahaan Family Dream, pada 4 September 2021 sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku masuk ke dalam ru­mah dengan cara mencongkel pintu jendela dan kemudian menggasak beberapa pon­sel korban. Tak hanya itu, pe­laku juga melakukan video call ke sejumlah kontak ponsel kor­ban sembari melakukan onani.

Kemudian, di TKP ketiga yang masih terjadi di kawasan Family Dream pada 7 September 2021 sekira pukul 05.10 WIB. Pelaku masuk lewat jendela kemudian menggasak empat ponsel milik korban. Tak hanya itu, pelaku juga masuk ke dalam kamar anak berusia 17 tahun. Di sana, pelaku meminta korban untuk melakukan oral seks sembari mengancam dengan pisau. Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku kabur lewat pintu belakang.

”Untuk sementara, pelaku beraksi seorang diri. Yang diincar yakni ponsel dan dompet korban. Pelaku juga tak segan melakukan pemerkosaan dan pencabulan,” terang Yudi.

Menurut dia, atas laporan itu, pihaknya melakukan pengembangan dengan membuat sketsa wajah pelaku. Ternyata, dari tiga laporan, kuat dugaan pelakunya adalah orang yang sama.

”Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka berada di rumah liar Kampung Aceh, Mukakuning. Anggota kami cepat bergerak dan berhasil mengamankan tersangka meski sempat melawan,” ungkap Yudi.

Dikatakan Yudi, untuk sementara ini, TKP ada tiga, namun tak menutup kemungkinan ada TKP-TKP lainnya. ”Masih terus kami kembangkan,” tegasnya.

Lanuhudin dijerat pasal berlapis yakni Pasal 285 KUHPidana Jo Pasal 2 ayat 1 UU RI Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Pasal 365 ayat 2 Jo Pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016, Pasal 363ayat 1 ke 3e, 5e KUHPidana dengan ancaman hukuman yang paling tinggi 15 tahun penjara.

Kapolresta Barelang, Kombes Yos Guntur, menyebut saat penangkapan, pelaku berada di bawah pengaruh narkoba. (*)

 

 

 

Reporter : YASHINTA
Editor : RATNA IRTATIK