Covid-19

Sulit Cari Tempat Vaksinasi

Akibatkan Capaian Vaksin Dosis 2 Masih Rendah

Tim medis Puskesmas Tanjung Buntung Kota Batam saat melakukan vaksinasi di Fasum RT 01/RW 10 Kelurahan Sadai, Kota Batam, Sabtu (4/09) lalu. (Dok KKM Bone untuk Batam Pos)

batampos.id – Capaian vaksinasi di Kepri untuk dosis satu memang sudah mencapai 1.072.244 orang (78,07 persen), namun capaian dosis 2 masih rendah. Bahkan, saat ini masih banyak masyarakat yang kesulitan mencari tempat vaksinasi, termasuk di Kota Batam.

Berdasarkan data vaksinasi terbaru, total capaian masyarakat umum dosis kedua baru berada di angka 42,67 persen (585.953 orang) per 12 Septeber 2021. Sisa target dosis 2 masih 787.419 orang, sedangkan sisa target dosis 1 masih ada 301.182 orang. Sedangkan capaian dosis 2 untuk pelajar usia 12-17 tahun baru 29,18 persen (60.599 orang). Masih tersisa dosis 2 sebanyak 147.064 orang, dan sisa dosis 1 masih 52.408 orang.

Sulitnya mendapatkan vaksinasi dua ini diakui Dion, warga Nongsa. Penerima vaksin AstraZeneca ini sebelumnya sudah mendatangi puskesmas dan tidak ada pelaksanaan. Kemudian melanjutkan ke Polda Kepri dan tidak ada vaksin AstraZeneca. ”Kemarin coba antre di Polda, namun di sana ternyata vaksin Sinovac,” ujarnya, Senin (13/9).

Ia juga mengatakan, seharusnya jadwal vaksin tanggal 6 September dan rentang waktu tersebut ia mencoba mencari lokasi vaksin untuk AstraZeneca namun tak juga menemukan penyelenggara vaksin jenis AstraZeneca.

”Sudah lewat satu pekan dari jadwal, saya juga coba daftar link yang disebar ternyata penuh. Saya khawatir kalau tidak dapat dosis kedua karena sulit sekali mendapatkannya,” beber pria 27 tahun ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mohammad Bisri, mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 di puskesmas sering terjadi kerumunan massa, sehingga mengabaikan protokol kesehatan (protkes).

”Memang program nasional mendorong peran serta semua pihak. Kalau di faskes (fasilitas kesehatan) seperti puskesmas dan rumah sakit nanti jadi penuh. Makanya, tidak lagi digelar di puskesmas,” ujarnya.

Bisri memaparkan, ada beberapa kebijakan tempat yang melayani vaksinasi Covid-19. Pertama, di faskes, kedua massal seperti pengusaha, TNI, Polri, sekolah, ormas, dan lainnya.

Ia menyebutkan, vaksinasi dosis satu sudah mencapai angka 78,49 persen untuk usia di atas 18 tahun, dan untuk usia pelajar total yang sudah divaksin sudah mencapai 71,26 persen. Berdasarkan data untuk Kota Batam masih memiliki stok vaksin 7.751 vial. Pemko Batam masih mengejar pencapaian di kalangan pelajar dan dosis kedua untuk masyarakat umum.

Sementara itu, pasien yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 semakin berkurang. Berdasarkan data dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang hanya menerima satu jenazah perhari selama sepekan belakangan ini.

Sekretaris Yayasan Khairul Umma Zailani yang mengelola pemakaman muslim di TPU Seitemiang menyebutkan, penurunan ini terjadi sejak awal Agustus lalu, dimana hanya ada satu jenazah korban Covid-19 yang dimakan perhari. ”Kemarin (Minggu, 13/9) kosong malah (tidak ada pemakaman untuk korban Covid-19, red),” ujar Zailani, Senin (13/9).

Ini jadi kabar bagi masyarakat Batam sebagai penanda bahwa penyebaran Covid-19 di Batam terus melandai. Namun demikian, masyarakat diharapkan tetap setia dan taat dengan aturan protokol kesehatan, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak atau tidak berkerumun.

Senada disampaikan pihak Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, dimana sampel pemeriksaan Covid-19 terus menurun dalam sebulan belakangan ini. Dan data sepekan terakhir sampel yang masuk menurun hingga angka 30 perhari. Jikapun naik hanya sampai angka 270-an sampel.

”Sudah menurun, kalaupun meninggi sampai angka 270 sampel saja dan itupun kebanyakan sampel dari PMI (Pekerja Migran Indonesia),” kata kepala BTKLPP Batam, Budi Santosa.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Kepri, per 13 September 2021, masih ada tambahan 53 kasus baru. Rinciannya, 19 orang di Kota Batam, 12 orang di Kota Tanjungpinang, lima orang di Kabupaten Bintan, 11 orang di Kabupaten Karimun, lima orang di Kabupaten Lingga, dan 11 orang di Kabupaten Natuna.

Namun, angka sembuh juga meningkat mencapai 85 orang. Rinciannya, 12 orang di Kota Batam, 25 orang di Kota Tanjungpinang, dua orang di Kabupaten Bintan, 26 orang di Kabupaten Karimun, 10 orang di Kabupaten Lingga, sembilan orang di Kabupaten Natuna, dan satu orang di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Sedangkan kasus meninggal ada tujuh orang. Rinciannya, 4 orang di Kota Batam, 1 orang di Karimun, satu orang di Kabupaten Kepulauan Anambas, dan satu orang di Kabupaten Natuna. (*)

Reporter : YULITAVIA
ESUSEBIUS SARA
Editor : MOHAMMAD TAHANG

 

Total Capaian Vaksinasi Covid-19 Provinsi Kepri per 12 September 2021:

– Usia =18 Tahun
Dosis 1 : 1.072.244 orang/78,07
Sisa target 100% Dosis 1 : 301.182 orang
Dosis 2 : 585.953 orang/42,67%
Sisa target 100% Dosis 2 : 787.419 orang

– Usia 12 – 17 Tahun
Dosis 1 : 155.255 orang/74,76
Sisa target 100% Dosis 1 : 52.408 orang
Dosis 2 : 60.599 orang/29,18
Sisa target 100% Dosis 2 : 147.064 orang

Sumber: Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri