Bintan-Pinang

Vaksinasi Covid Buka Tiap Hari di Faskes dan Klinik

Vaksinasi pelajar di Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang belum lama ini. F. Peri Irawan

batampos.id– Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tanjungpinang upayakan pelaksanaan vaksinasi agar bisa terlaksana setiap hari di puskesmas atau fasilitas kesehatan (Faskes) untuk menyebar masa dan tidak terjadi kerumunan pada salah satu tempat.

BACA JUGA: Sulit Cari Tempat Vaksinasi

Koordinator Vaksinasi Covid-19 Kota Tanjungpinang, Riono menjelaskan saat ini selagi stok vaksin tersedia, pelaksanaan vaksinasi di Tanjungpinang memang diusahakan setiap hari pada puskesmas atau faskes yang sudah di tentukan.

“Iya, vaksinasi di klinik dan faskes alhamdulillah hampir setiap hari, selagi vaksinnya tersedia akan diupayakan,” kata Riono, Selasa (14/9).

Dijelaskan Riono, saat ini untuk vaksinasi dosis kedua lebih dipusatkan sesuai faskes saat vaksinasi pertama diberikan. Walaupun vaksinasi pertama dilakukan secara masal yang melibatkan beberapa faskes, yang bersangkutan tetap mengikuti faskes sesuai saat suntik pertama.

“Seperti saat vaksinasi gabungan kemarin di SMAN 4, nanti untuk vaksin kedua tetap berdasarkan faskes pertama,” jelasnya.

Pelaksanaan vaksinasi dengan cara disebar di klinik dan faskes itu, Kata Riono untuk mengurangi penumpukan warga dan menghindari antrean yang lama jika difokuskan pada satu faskes.

Untuk vaksinasi Selasa (14/9) dibuka pada 11 faskes dan klinik melayani suntik pertama dan kedua seperti RSUD Kota Tanjungpinang dan RSAL Midiyato Suratani, kemudian Puskesmas Melayu Kota Piring, Mekar Baru, Batu 10, Kampung Bugis.

Selanjutnya Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) , Urusan Kesehatan (Urkes) Polres, Klinik BK Markas Komando Lantamal IV dan Klinik BK Gubernur di Asrama Haji Tanjungpinang dan Kantor Dinas Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kepri.

“Sedangkan di Puskesmas Tanjungpinang hanya untuk dosis pertama,” terangnya.

Hingga saat ini capaian vaksinasi untuk sasaran dosis pertama untuk usia di atas 18 tahun sudah mencapai 124.756 orang atau 81,53 persen, sedangkan untuk sasaran usia 12-17 tahun mencapai 19.568 atau 82,25 persen, sedangkan tenaga kesehatan untuk dosis 3 mencapai 1.850 orang atau 71,26 persen dari 2.596 total sasaran.

“Alhamdulillah hingga sekarang vaksin kita masih cukup untuk melayani vaksinasi pertama atau kedua,” ungkapnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan
editor: tunggul