Bintan-Pinang

Vina Saktiani, ASN Pemko Tanjungpinang Didakwa Pasal Berlapis

batampos.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Tanjungpinang Vina Saktiani yang terlibat penipuan, didakwa pasal berlapis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (14/9).

BACA JUGA: Oknum ASN Pemko Pinang, Tersangka Kasus Penipuan Segera Disidang

Dalam dakwaannya, JPU Ardiansyah menyatakan terdakwa mengaku kepada pelapor yakni Tarmizi, terdakwa dapat membantu meloloskan anak pelapor menjadi mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Terdakwa kemudian meminta uang sebesar Rp 300 juta kepada Tarmizi agar anaknya lulus seleksi menjadi mahasiswa di IPDN.

Tarmizi kemudian menyanggupi permintaan itu lalu memberikan uang ratusan juta kepada terdakwa. Selanjutnya anak korban mengikuti tes seleksi masuk IPDN. Namun saat pengumuman, anaknya dinyatakan tidak lulus seleksi. Mengetahui anaknya tidak lulus seleksi dan merasa tertipu, Tarmizi kemudian melaporkan terdakwa ke Polres Tanjungpinang pada awal April 2021. “Kenyataanya hingga 2 bulan kemudian anak korban tetap tidak bisa masuk IPDN,” ungkap JPU.

Atas perbuatannya, terdakwa didakwa melanggar Pasal 378 KUHP dalam dakwaan Kesatu dan pasal 372 KUHP dalam dakwaan kedua. “Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami kerugian Rp 110 juta,” kata JPU.

Menanggapi JPU, terdakwa menyatakan tidak keberatan atas dakwaan tersebut. Terdakwa juga tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU. “Menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda memerintahkan JPU untuk menghadirkan saksi,” tutup Ketua Majelis Hakim Boy Syailendra.

Sebelumnya diketahui oknum ASN Pemko Tanjungpinang Vina Saktiani, ditetapkan sebagai tersangka penipuan berkedok calo penerimaan mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Sebelum ditahan, mantan lurah tersebut diketahui tidak memenuhi panggilan penyidik kepolisian untuk menjalani pemeriksaan. (*)

Reporter: Yusnadi
editor: tunggul