ubahlaku

Polda Kepri Berencana Sasar Pemukiman untuk Lanjutkan Vaksinasi Covid

Kapolda Kepri, Irjen Aris Budiman dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur, SIK saat meninjau pelaksanaan vaksin di Mapolda Kepri. (f.humas Polda Kepri)

batampos.id– Kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan Polda Kepri bekerjasama dengan Dinas Kesehatan masih berlangsung hingga batas waktu yang tak ditentukan. Setiap hari ada kuota 5000 dosis untuk jenis sinovac dan artazeneca yang disiapkan.

Kabidokkes Polda Kepri, Kombes dr Muhammad Haris mengatakan pelaksanaan vaksinasi oleh Polda Kepri saat ini menyasar berbagai tempat umum, seperti tempat ibadah, sekolah, rumah sakit dan lainnya.

BACA JUGA: Dinkes Batam Bantah Kematian Pelajar karena Vaksin

“Setiap hari ada beberapa titik lokasi vaksinasi. Untuk kuota 5000 dosis,” terang Haris. Menurut dia, antusias warga yang ingin divaksin pun mulai berkurang. Hal itu diduga karena keterbatasaan waktu masyarakat umum untuk pergi vaksin.

“Dari 5.000 kuota yang disiapkan, paling yang datang hanya 1.000. Jadi memang tak sampai target dari masyarakat umum, lansia dan ibu hamil,” ujar Haris.

Dalam waktu dekat, lanjut Haris. Pihaknya berencana melakukan vaksinasi langsung ke pemukiman-pemukiman warga. Sehingga warga yang mobilitasnya susah, bisa segera mendapat vaksin.

“Rata-rata masyarakat umum karena tak punya waktu untuk vaksin, jadi rencana digelar di tempat yang mudah diakses warga,” ungkap Haris.

Masih kata Haris, Kuota vaksin untuk masyarakat Kepri sampai saat ini sangat mencukupi. Begitu juga dengan waktu vaksinasi yang belum ada batas waktunya.

“Untuk kuota Alhamdulillah dapat tambahan terus, jadi diperkirakan cukup. Untuk batas waktu vaksinasi sampai semua warga tervaksin, karena ini tugas negara, jadi memang kami harus siap sampai kapanpun,” jelas Haris.

Dikatakan Haris, untuk kegiatan vaksinasi pihaknya juga telah menyiapkan 200 lebih vaksinator yang tersebar di seluruh wilayah Kepri. Proses vaksinasi juga wajib mengikuti protokol kesehatan. Dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan lainnya. “Untuk jenis vaksin saat ini sinovac dosis 1 dan 2. Yang agak langka itu jenis artazeneka,” pungkas Haris. (*)

 

Reporter : Yashinta
editor: tunggul