Bintan-Pinang

Puluhan Santri Ponpes Al Insan Toapaya, Bintan Terpapar Covid-19

Ilustrasi Covid-19 Varian Delta. (Istimewa)

batampos.id– Setelah sempat melandai, kasus covid-19 di Bintan kembali melonjak. Satgas Covid-19 Provinsi Kepri melaporkan 43 kasus baru di Bintan per Rabu (15/9). Sehingga, total kasus covid-19 di Bintan menjadi 5.517 kasus dengan rincian 81 kasus aktif, 5.259 kasus sembuh, 177 kasus meninggal.

BACA JUGA: 367 Anak Singapura Terkena Covid-19, Sebagian Besar Terinfeksi Varian Delta

Informasi diperoleh Batam Pos, dari 43 kasus baru, sekira 39 kasus berasal dari kluster pondok pesantren (Ponpes) Al Insan Toapaya antara lain sekira 35 orang santri dan sekira 2 orang ustaz. Para santri dan ustaz yang terpapar covid-19 telah menjalani isolasi di LPMP Kepri di Ceruk Ijuk, Toapaya.

Camat Toapaya, Nepy Purwanto ketika dikonfirmasi, Rabu (15/9) malam membenarkan hal ini. “Ada 35 santri dan 4 ustaz Ponpes Al Insan Toapaya, selebihnya warga dari luar,” katanya.

Nepy mengatakan, semua santri dan ustaz yang terpapar telah dibawa ke LPMP Kepri di Ceruk Ijuk, Toapaya untuk menjalani isolasi. “Mereka rombongan, jadi kita bawa sekaligus dengan bus ke LPMP Ceruk Ijuk,” katanya.

Nepy juga mengatakan, ada kemungkinan penambahan kasus dari kluster ponpes Al Ikhsan mengingat petugas kesehatan telah melakukan uji swab terhadap sejumlah santri dan ustaz lainnya.

“Kemungkinan lima hari ke depan hasilnya keluar tapi mudah-mudahan tak ada penambahan kasus,” katanya. Disinggung asal muasal santri terpapar? “Diduga dari ustaz, karena masih keluar pondok, kalau santri di pondok terus,” katanya.

Dengan kejadian ini, Nepy mengimbau ke masyarakat untuk menerapkan prokes dengan ketat. “Kita akan turun bersama Kapolsek untuk mengedukasi kembali masyarakat akan pentingnya prokes,” tukasnya.

Sementara Kadis Kesehatan Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni hingga berita diturunkan belum memberikan keterangan secara resmi. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul