Metropolis

Disnaker Batam Anjurkan PT. SIIX Batam Pemanenkan Status 48 Pekerja

Disnakar saat memediasi perselisihan pekerja dan perusahaan PT Siix Electronics Indonesia

batampos.id– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam menerbitkan surat anjuran atas kasus Perselisihan Hubungan Industrial antara PUK SPEE FSPMI PT. SIIX Electronics dengan Management PT Siix Electronics Indonesia tentang Pelanggaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Disnaker Batam merekomendasikan agar 48 karyawan PT. SIIX, untuk diberlakukan menjadi karyawan dengan Status Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu ( PKWTT ) atau Permanen sejak dimulainya PKWT ke tiga.

BACA JUGA: Selama 2021, Disnaker Kepri Catat Sekira 2.800 Kasus Kecelakaan Kerja, Paling Banyak Terjadi di Transportasi Jalan Raya

“Ya sudah kita terbitkan Surat Anjuran atas kasus perselisihan 48 orang karyawan PT. SIIX, untuk diberlakukan PKWTT atau permanen,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti, Kamis (16/9).

Surat Anjurannya bernomor B.851/TK-4/PPHI/09/2021 tertanggal 06/09/2021 berisi Anjuran yang ditanda tangani oleh Kepala Disnaker kota Batam Rudi Sakyakirti SH.

Dalam Surat Anjuran tersebut Mediator Disnaker kota Batam menganjurkan agar PT. Siix Electronics Indonesia menerbitkan surat pengangkatan kepada PT. Siix Electronics Indonesia atas nama Surya Fitri Dewi CS ( 48 Orang ) menjadi Karyawan dengan Status Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu ( PKWTT ) atau Permanen sejak di mulai nya PKWT ke tiga.

Kedua, Pihak Pengusaha PT. Siix Electronics Indonesia dan Pekerja Ketua PUK SPEE FSPMI PT. SIIX ELECTRONICS INDONESIA memberikan Jawaban atas Surat Anjuran tersebut selambat-lambatnya dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja.

Sementara itu Ketua PUK SPEE FSPMI PT SIIX Electronics Indonesia Dedi Subambang mengatakan, kasus Perselisihan Hubungan Industrial antara PUK SPEE FSPMI PT. Siix Electronics dengan Management PT. Siix Electronics Indonesia tentang Pelanggaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Dalam kasus yang tercantum dalam PKB Pasal 11 ayat 1 point b yang berbunyi ” Pekerja/karyawan kontrak dipekerjakan paling lama 3 ( tiga ) tahun dan atau 2 ( dua ) kali kontrak . Dan masa kontrak ke dua tidak dapat lebih panjang dari masa kontrak pertama. Jika di rasa perlu dan disepakati oleh ke dua belah pihak, maka kontrak dapat diperbaharui setelah kontrak ke dua selesai dengan masa jeda minimal 30 hari.

“Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Batam selaku mediator sudah melakukan upaya Mediasi 1 dan 2,” ujarnya.

Menurutnya, setelah adanya surat anjuran ini, PUK SPEE FSPMI PT. Siix Electronics Indonesia masih menunggu itikad baik dari Pimpinan Perusahaan untuk mentaati aturan yang berlaku sehingga Stabilitas Perusahaan menjadi tidak terganggu.

“Karena sudah ada anjuran yang dikeluarkan Disnaker, kita harapkan ada itikat baik dari pimpinan perusahaan untuk menaati aturan tersebut,” harapnya.

Terpisah, HRD PT Siix Electronics Indonesia Yusnita Anggraini belum bisa dikomfirmasi mengenai kebijakan perusahaan terhadap 48 karyawan tersebut. Begitu juga saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WA juga belum dijawab sampai berita ini diturunkan. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra
editor: tunggul