Nasional

Komandan Operasi KKB Tewas di Jayapura

KKB membakar sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. (Antara)

batampos.id – Komandan Operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum Kupel Lamek Taplo dilaporkan tewas dalam kontak tembak di Distrik Kiwirok, Jayapura, Senin (13/9).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombespol Faizal Ramadhani menyampaikan, selain Lamek Taplo, dua anggota KKB juga terluka dalam kontak tembak tersebut.

”Satu anggota KKB yang tewas sudah dibawa kelompoknya,” ungkap Faizal saat dimintai konfirmasi Cenderawasih Pos, kemarin (16/9).

Dia menjelaskan, hingga saat ini kelompok Lamek Taplo berada di sekitar Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Personel TNI-Polri di Kiwirok masih melakukan pengamanan untuk mengantisipasi serangan dari kelompok tersebut.

”Sebanyak 40 anggota TNI-Polri masih berada di Kiwirok untuk mengantisipasi gangguan dari kelompok ini,” kata Faizal.

Hingga saat ini, kondisi di Distrik Kiwirok kondusif seusai kontak tembak dan pembakaran fasilitas publik berupa kantor distrik, puskesmas, bank, dan rumah warga.

”Pelayanan publik di Kiwirok dan Okhika saat ini berdampak setelah aksi pembakaran yang dilakukan KKB,” terangnya.

KKB pimpinan Lamek Taplo beberapa kali melakukan aksi kriminal di beberapa distrik terjauh di Kabupaten Pegunungan Bintang. Pada Senin (13/9), mereka sempat terlibat kontak senjata dengan personel TNI di Distrik Kiwirok.

Setelah itu, KKB membakar sejumlah fasilitas publik. Lima tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Kiwirok terluka karena diserang KKB. Pada Selasa (14/9), KKB kembali melakukan aksi pembakaran di Distrik Okhika yang berbatasan langsung dengan Distrik Kiwirok. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim