Bintan-Pinang

Plt Bupati Bintan Sampaikan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2021

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menghadiri rapat paripurna di DPRD Bintan, Bintan Buyu, Kamis (16/9) pagi. F.Diskominfo Bintan

batampos.id– Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Bintan dengan agenda penyampaian perubahan kebijakan umum APBD serta perubahan PPAS APBD Kabupaten Bintan tahun anggaran 2021 di ruang rapat gedung DPRD Kabupaten Bintan. Sidang paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua I, Fiven Sumanti dan Wakil Ketua II, Agus Hartanto, Kamis (16/9) pagi.

BACA JUGA: Roby Kurniawan Terima Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021

Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan terkait perkembangan kondisi APBD Tahun Anggaran 2021 sehingga beberapa hal memerlukan penyesuaian antara lain terkait dinamika perubahan APBD tahun anggaran 2021, dengan terjadinya pandemi covid 19 yang telah memperlambat perekonomian yang telah memberi tekanan yang sangat besar di semua aspek kehidupan.

Selain itu, juga terjadinya refocusing belanja pada APBD seluruh provinsi, kabupaten/kota yaitu dengan cara mengurangi pendapatan dari dana perimbangan sehingga sangat berdampak pada APBD tahun 2021 bagi seluruh provinsi, kabupaten/kota serta ditambah dari sisi penerimaan pendapatan daerah yang juga mengalami penurunan akibat pandemi covid 19.

“Perlunya penyesuaian akibat menurunnya kemampuan keuangan daerah terutama pada sektor pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer dari pusat,” tuturnya.

Pada perubahan APBD Kabupaten Bintan tahun anggaran 2021, Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan pendapatan daerah, diproyeksikan sebesar Rp 1,077 triliun lebih, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 199,88 miliar sedangkan dari Dana Perimbangan atau Dana Transfer Daerah sebesar Rp 848,50 miliar lebih serta lain lain pendapatan asli daerah sebesar Rp 29,257 miliar lebih.

“Dari sisi anggaran belanja daerah, perubahan APBD Kabupaten Bintan tahun anggaran 2021, secara keseluruhan plafond anggaran belanja sebesar Rp 1.225 triliun lebih,” tegasnya.

Selanjutnya, dari total rencana pendapatan dan belanja daerah tersebut, maka terjadi selisih kurang, antara rencana pendapatan dengan rencana belanja daerah dalam perubahan APBD Kabupaten Bintan tahun anggaran 2021, sebesar Rp 147,48 miliar lebih.

Selisih kurang tersebut merupakan defisit anggaran dalam APBD Kabupaten Bintan (setelah perubahan APBD) maka defisit anggaran tersebut, ditutup dari pembiayaan daerah, yaitu penerimaan pembiayaan, yang berasal dari komponen sisa lebih perhitungan tahun anggaran 2020 sebesar Rp 149,08 miliar lebih, dan pengeluaran pembiayaan  yang berasal dari komponen penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah pada PD BPR Bintan sebesar Rp 1,6 miliar, sehingga secara struktur sisa lebih perhitungan anggaran tahun berkenaan sebesar nol rupiah. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul