Karimun

Warga Karimun Bangga Cantumkan Gelar di KTP-eL dan KK

Kepala Bidang Pengelolaan Infomasi, Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karimun Iwan Susila

batampos.id- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karimun, hingga sekarang terus memberikan pelayanan publik untuk kepengurusan kependudukan mulai dari akte lahir, akte pernikahan, akte kematian, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-eL) secara terbatas.

BACA JUGA: Kemendagri Tegaskan Sertifikat Vaksinasi Belum jadi Syarat Bikin KTP

Kepala Bidang Pengelolaan Infomasi, Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karimun Iwan Susila ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk dokumen kependudukan khususnya KK dan KTP-eL masih banyak masyarakat yang melakukan pergantian dengan mencantumkan gelar akademis, kebangsawanan, keagamaan.

” Sesuai dengan sistem SIAK, maka untuk nama yang ada di KTP-eL maupun KK bisa ditambahkan gelar,” terangnya, Kamis (16/9).

Dijelaskan, untuk penambahan atau mencantumkan gelar di dokumen kependudukan KTP-eL dan KK. Masyarakat cukup menambahkan atau melampirkan surat pendukung atau dasar seperti ijazah, sertifikat gelar yang akan dicantumkan nantinya. Sehingga, bisa dilakukan perubahan terhadap nama di KTP-eL dan KK dengan gelar yang disandangnya.

” Diawalnya, nama sesuai dengan akte kelahiran. Sesuai dengan perkembangan ada yang melanjutkan sekolah dengan mendapatkan gelar dan sebagainya. Itu semua bisa ditambahkan nantinya,” ungkapnya.

Untuk kabupaten Karimun, kata Iwan lagi setiap tahunnya animo masyarakat untuk penambahan gelar di KTP-eL dan KK cukup tinggi. Rata-rata alasannya, mereka bilang ada yang sudah sekolah harus dicantumkan, termasuk masyarakat yang sudah menunaikan ibadah haji juga ada yang ingin dicantumkan.

” Paling banyak, gelar akademi yang mendominasi. Sepanjang persyaratan mencukupi, kita tetap melayani penambahan gelar di KTP-eL dan KK,” tuturnya.

Untuk pencetakan KTP-eL hingga semester pertama tahun 2021 ini sebanyak 2.661 kartu. Sedangkan, pada tahun 2020 lalu pihaknya sudah mencetak KTP-eL sebanyak 8.668 kartu. Dengan demikian, hingga sekarang blangko KTP-eL masih tersedia dan mencukupi hingga beberapa bulan kedepan.

” Dikarenakan masih pandemi, kita batasi pencetakan KTP-eL per hari kurang lebih 30 permohonan. Paling penting, persyaratannya dilengkapi langsung kita proses,” ungkapnya.

Sementara itu pantauan dilapangan, masyarakat secara antri menunggu panggilan untuk mengambil dokumentasi kependudukan.

Ditanya, apakah pihaknya saat sudah melakukan perekaman pemula kepada para pelajar. Ia mengungkapkan, sejak awal Januari hingga sekarang belum ada perekaman untuk para pelajar. Mengingat, proses belajar dan mengajar tatap muka belum bisa dilaksanakan. Sehingga, belum dilakukan perekaman secara masal disetiap sekolah-sekolah.

” Anda bisa lihat sendiri, proses belajar mengajar tatap muka belum dibuka. Tapi, bagi pemula atau pelajar yang ingin merekam data untuk pembuatan KTP-eL bisa dilakukan di kantor Camat maupun di kantor Disduk Capil Karimun,” tuturnya.

Adapun, kecamatan yang bisa melakukan perekaman KTP-eL yaitu kecamatan Karimun, Meral,Buru, Kundur, Kundur Barat, Moro dan Durai. Sedangkan, untuk persyaratan pembuatan KTP-eL sendiri tidak ada perubahan diawali dengan perekaman data yang bisa dilakukan di kantor kecamatan maupun disduk capil dan selanjutnya.

” Mudah kok. Bagi masyarakat yang ingin mencetak KTP-eL yang hilang wajib melampirkan surat keterangan hilang dari kepolisian. Sebagai bentuk dasar pencatakan baru KTP-eL. Dan, sebagainya bisa diproses dengan cepat. Termasuk, yang emergency kita prioritaskan,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang warga pemula merasa senang memiliki identitas diri. Sebab, baru kali pertama membuat KTP-eL secara langsung di Disduk Capil Karimun.

” Langsung jadi nih KTP-eL saya. Cukup mudah prosesnya, tetap diberitahukan wajib protokol kesehatan,” ucapnya. (*)

Reporter : TRI HARYONO
Editor : tunggul