Bintan-Pinang

Petani di Kampung Sungai Jeram, Tanjunguban Tanam Jagung Pakan Ternak

Seorang warga menunjukkan jagung ternak pakan yang sudah ditanam Surono, petani muda di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (17/9) petang. F.Slamet Nofasusanto

batampos.id– Seorang petani muda di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Surono memanfaatkan lahan dengan menanam jagung pakan ternak. “Awalnya coba-coba, karena sebelumnya tidak pernah tanam jagung untuk pakan ternak,” kata Surono yang tergabung dalam kelompok tani Milenial Kreatif.

BACA JUGA: Rafiq Komitmen Ciptakan Ketahanan Pangan, Panen jagung capai 2 ton

Surono mengatakan, semula memperoleh bibit dari seorang petani yang sebelumnya menerima bibit jagung dari pemerintah. “Asal benih dari Pak Tukiman,” katanya. Dari bibit jagung 5 kilogram, Surono memanfaatkan 1/4 hektare lahan dengan menanam jagung pakan ternak dengan jarak sekitar 25 sentimeter.

“Ini jagung untuk pakan ternak, bukan jagung manis yang biasa dimakan,” katanya. Dia mengatakan, usia jagungnya sudah lebih dari tiga bulan. “Kelihatan hasilnya bagus. Insha Allah panen bulan depan, mudah-mudahan harganya juga bagus,” harapnya.

Melihat hasilnya yang bagus, Surono kembali memanfaatkan lahan dengan menanam jagung. “Sekarang buka lagi di lahan lain, tanam jagung juga,” katanya semangat.

Disinggung soal kendala, dia mengatakan, sejauh ini belum ada. Hanya, dirinya merasa terbebani dengan harga pupuk yang terus naik. “Beratnya di pupuk saja,” katanya.

Dia berharap, pemerintah bisa mengontrol harga pupuk sehingga tidak terus naik. Selain itu, dia berharap, kalau bisa alokasi pupuk subsidi untuk petani ditambah. “Kalau bisa ada bantuan benih dan pupuk subsidi dari pemerintah untuk petani-petani baru,” harapnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul