Metropolis

Lelang Pengelola SPAM Masih Buram, BP Batam Kembali Perpanjang Kontrak Moya

batampos.id – Lelang tender Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam yang dinyatakan akan diulang pada akhir Agustus lalu, tampaknya masih belum diketahui kapan akan dilanjutkan. Meski begitu, Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan akan menggelarnya dalam waktu dekat.

Poppy, warga Batubesar, Nongsa, mencuci sayuran di rumahnya dengan air dari SPAM Batam,
F. Iman Wachyudi/Batam Pos

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, lelang ini masih dalam pembahasan tim internal BP Batam.

”Masih dalam pembahasan tim, lebih lanjutnya nanti akan diinformasikan,” katanya, Minggu (19/9/2021).

Sementara itu, Deputi IV BP Batam Anggota Bidang Pengusahaan, Shahril Japarin, mengatakan lelang akan segera digelar.

”Insyaallah dalam waktu dekat,” katanya singkat.

Imbas dari lelang yang belum diketahui kapan akan digelar, membuat Moya Indonesia yang mengelola SPAM Batam di masa transisi hingga akhir Oktober mendatang, akhirnya kembali diperpanjang kontraknya. Shahril ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Moya akan diperpanjang, tapi ia belum bisa menginformasikan sampai kapan akan diperpanjang.

”Ya iyalah (diperpanjang). Kalau lelang sudah dimulai, baru bisa ditentukan (perpanjangan Moya). Sabar ya,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Corporate Communication (Corcom) Manager Moya Indonesia, Astriena Veracia belum mengetahui kabar tersebut.

”Kami belum dapat konfirmasi resmi. Karena belum ada pengumuman tender ya,” paparnya.

Sebelumnya, BP Batam menyatakan, pengumuman prakualifikasi lelang kerja sama operasi dan pemeliharaan SPAM Batam, baik di hulu maupun di hilir, dinyatakan gagal. Untuk itu, lelang SPAM akan diulang.

Sebelum lelang SPAM diulang, panitia lelang sempat mengumumkan dua konsorsium dan peserta tunggal dinyatakan lolos dalam tahapan prakualifikasi lelang SPAM Batam. Sementara ATB yang sebelumnya mengelola air di Batam, gagal lolos dari tahapan ini karena dianggap tidak memenuhi hasil evaluasi dari BP Batam.

Sementara itu, berdasarkan sumber informasi Batam Pos yang enggan disebutkan namanya, BP Batam belum mengumumkan sikap apapun setelah membatalkan Proses prakualifikasi yang hasilnya disanggah oleh ATB dan Konsorsium PT Tritech Batam Internasional, PT Traya Tirta Makasar dan PT Enersteel.

”Belum ada kabar pasti, kapan lelang kerja sama operasional dan pemeliharaan SPAM Batam ini akan dilanjutkan. Kabarnya, proses lelang baru akan dimulai kembali pada November 2021. Sementara itu, kontrak Moya Indonesia sebagai operator transisi pengelolaan SPAM Batam, diketahui akan berakhir pada 31 Oktober 2021,” ungkapnya. (*)

 

 

Reporter : Rifki Setiawan
Editor : RATNA IRTATIK