Bintan-Pinang

Hari Pertama Tes CPNS Bintan, 15 Pelamar Tidak Hadir Tanpa Keterangan

Seorang peserta tes CPNS saat mencuci tangan setibanya di kantor BKPSDM Bintan di Bintan Buyu, Senin (20/9). F.Slamet Nofasusanto

batampos.id– Hari pertama pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bintan tahun 2021, sekira 15 orang tidak hadir mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) sesi pertama dan kedua, Senin (20/9) di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bintan di Bintan Buyu. Sedangkan tes SKD sesi ketiga dan sesi keempat masih berlangsung.

BACA JUGA: 4.706 Peserta Tes SKD untuk Ratusan Formasi CPNS dan PPPK di Bintan Wajib Tes Antigen

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Korpri pada BKPSDM Bintan, Dian mengatakan, sesi pertama yang tidak hadir sekira 5 orang dan sesi dua yang tidak hadir sekira 10 orang. “Tidak hadir tanpa keterangan,” ujarnya.

Dian menjelaskan, tes SKD CPNS Pemkab Bintan dilaksanakan mulai tanggal 20 September hingga 15 Oktober 2021. “Satu hari dibagi dalam 4 sesi, dimana 1 sesi maksimal kapasitas ruangan 50 orang. Kecuali hari Jumat hanya 2 sesi,” katanya.

Sesuai arahan BKN selaku Panselnas, pelaksanaan tes SKD CPNS tahun 2021 dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Peserta wajib melakukan tes swab atau minimal antigen dengan hasil negatif covid-19. Kemudian, peserta dan panitia diwajibkan menggunakan masker dobel, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Dian menjelaskan, setiba di kantor BKPSDM Bintan, peserta wajib mencuci tangan dan menjalani pengecekan suhu tubuh dengan maksimal suhu tubuh 37,3 derajat celcius.

“Kalau suhu di atas 37,3 derajat celcius, peserta diarahkan istirahat sekira 3 menit, kemudian dicek suhu lagi,” katanya. Kemudian petugas melakukan pengecekan KTP asli. Kalau KTP asli hilang, peserta bisa menunjukkan surat keterangan dari Disdukcapil atau kartu keluarga (KK) asli.

“Kalau tidak bisa menunjukkan yang ketiga tadi, mohon maaf tidak bisa ujian,” katanya. Setelah itu, peserta diarahkan ke loker untuk tempat penyimpanan barang. “Barang bawaan akan diperiksa. Handphone, jam tangan, ikat pinggang dimasukkan ke tas, lalu dimasukkan ke loker,” jelasnya.

Yang dibolehkan dibawa ke dalam kantor BKPSDM Bintan, hanya kartu ujian peserta, KTP peserta dan pensil. “Pensil untuk corat-coret kalau ada soal yang membutuhkan hitungan,” katanya. Selanjutnya peserta diarahkan ke lokasi steriliasi yang berada di lantai 2 kantor BKPSDM Bintan. “Mereka akan duduk sebentar sambil melihat video simulasi ujian CAT,” katanya.

Beberapa saat kemudian, peserta diarahkan ke ruang ujian CAT dengan terlebih dahulu melakukan face recognition CPNS. “Ini yang membedakan dari tahun kemarin, jadi wajah peserta dipindai sistem BKN untuk dicocokkan dengan foto saat peserta mendaftar,” katanya.

Saat memasuki ruang ujian CAT, peserta akan disemprot handsanitizer. Selanjutnya peserta mengikuti ujian CAT selama lebih kurang 100 menit. “Hasilnya bisa dilihat langsung di channel youtube BKPSDM Bintan,” katanya. Disinggung bagaimana jika ada peserta terpapar covid-19, apakah ada ujian ulang?

Dian menjelaskan, bagi peserta yang terpapar covid-19 boleh mengikuti ujian yang dijadwalkan ulang dengan mekanisme yakni peserta harus melapor ke panitia daerah maksimal satu hari sebelum pelaksanaan jadwal ujian dengan melampirkan data pendukung seperti bukti terpapar covid-19 dan menjalani isolasi mandiri.

“Peserta harus melapor maksimal H – 1 jadwal ujian, selanjutnya kita akan melaporkan ke panselnas. Jadi panselnas yang akan menjadwalkan ujian ulang,” katanya. Disinggung sampai saat ini apakah sudah ada peserta yang melapor terpapar covid-19?

“Sudah ada satu orang yang melapor terpapar 1,” katanya. Untuk diketahui, tahun ini ada 4.706 peserta yang mendaftar CPNS Bintan untuk memperebutkan 335 formasi dengan rincian 202 tenaga kesehatan dan 133 tenaga teknis.

“Tes SKD sekarang khusus CPNS, tidak ada tes PPPK nonguru. Kalau untuk 516 formasi PPPK tenaga guru, tesnya sudah dilaksanakan 13 hingga 16 September kemarin. Lebih jelasnya ke Disdik Bintan,” katanya.

Kepala BKPSDM Bintan, Irma Annisa mengatakan, dirinya sempat membuka pelaksanaan ujian CAT untuk seleksi CPNS Bintan di kantornya. “Tadi pagi acara pembukaan tes CPNS. Ibu didampingi Kanreg XII BKN Pekanbaru, ada Bu Fiona dan Bu Ester serta Pak Denok,” ujarnya.

Seorang peserta CPNS, Ilham mengatakan, dirinya baru pertama ikut tes CPNS. “Baru pertama ikut tes CPNS, saya ujian sesi kedua,” kata pria yang mengambil formasi Analis Sumber Daya Manusia Aparatur.

Disinggung soal kendala? Dia mengatakan, tidak ada kendala selama pelaksanaan CPNS. “Jaringannya bagus, tidak ada kendala,” katanya. Pria asal Tanjungpinang ini telah menyelesaikan lebih 100 soal. “Ada beberapa soal yang sedikit binggung (menjawabnya). Mudah-mudahan bisa lolos CPNS, minimal masuk rangking yang sudah ditentukan,” harapnya. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul