Ekonomi & Bisnis

Tak Ada Lagi Kabupaten/Kota Level 4 di Jawa-Bali

ILUSTRASI: Pemain musik menghibur pengunjung di Mega Mall, Sabtu 18 September 2021. Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos.id – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, situasi pandemi Covid-19 wilayah Jawa-Bali terus menunjukkan perbaikan. Setiap 1 kasus Covid-19 secara rata-rata menularkan ke 0,98 orang, atau jumlah kasus akan terus berkurang. Angka ini juga dapat diartikan pandemi Covid- 19 di Indonesia telah terkendali.

“Hal tersebut merupakan hasil estimasi dari tim FKM UI menunjukkan angka reproduksi efektif Indonesia untuk pertama kalinya selama pandemi, berada di bawah 1, yakni sebesar 0,98,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (20/9).

Menurutnya, capaian kasus harian juga menunjukkan tren yang terus membaik. Secara nasional, kasus terkonfirmasi hari ini berada di bawah 2.000 kasus dan kasus aktif sudah lebih rendah dari 60 ribu. Untuk Jawa-Bali, kasus harian turun hingga 98 persen dari titik puncaknya pada 15 Juli lalu.

“Dengan berbagai perbaikan tersebut, saya bisa sampaikan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi kabupaten/kota yang berada di level 4 di Jawa Bali,” tuturnya.

BACA JUGA: PT. BIIE Bagikan Bantuan Sembako ke Masyarakat Terdampak Pandemi di Seri Kuala Lobam

Luhut mengungkapkan, dari capaian tersebut tentu harus disyukuri. Meskipun demikian, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan hati-hati. Risiko peningkatan kasus masih tinggi dan dapat terjadi sewaktu-waktu.

Luhut menambahkan, dalam pelaksanaan PPKM, meski jumlah kasus sudah turun signifikan, tetapi jumlah testing terus mengalami peningkatan sehingga positivity rate mampu diturunkan di hingga di Bawah Standar WHO sebesar 5 persen. Saat ini angka pos positivity rate Indonesia berada di bawah 2 persen.

“Hal ini lagi-lagi mengindikasikan penanganan pandemi yang sudah berjalan baik dan sesuai acuan,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung