Internasional

Ganja Rentan Dilegalkan di Jerman, Siapa Pengganti Angela Merkel?

Angela Merkel menghadiri kampanye rekan satu partainya, Armin Laschet. Jerman akan menghadapi Pemilu, Minggu (26/9/2021) mendatang. ( F William Glucroft/DW)

batampos.id – Pemilu di Jerman akan dilaksanakan Minggu (26/9/2021) mendatang. Kurang dari tiga hari, negara itu akan menetapkan kanselir terpilih yang akan menggantikan kanselir Angela Merkel.

BACA JUGA:
Jerman Hadapi Pemilu 2021, Ini Perbedaannya dengan Indonesia

Tiga calon nama paling berkibar yang akan menggantikan Merkel yakni Annalena Baerbock dari Partai Hijau, Armin Laschet dari Partai Kristen Demokrat (CDU), partai milik Angela Merkel, serta Olaf Scholz dari Partai Sosial Demokrat (SPD).

Nasib tiga calon kanselir ini akan ditentukan para bundestag/wakil rakyat terpilih dan partai dengan suara mayoritas.

Dilansir dari Reuters, hasil jajak pendapat terbaru, Olaf Scholz dari SPD lebih unggul dibandingkan Armin Laschet dari Partai konservatif CDU. Namun, jajak pendapat itu bisa beruba bukan? Lantas siapa pengganti Angela Merkel nanti?

Mari menunggu hasil Pemilu itu minggu mendatang. Apabila menang, besar kemungkinan Scholz berkoalisi dengan Freie Demokraten (FDP) dan juga dengan Partai Hijau-nya Baerbock. Koalisi ini nanti dikenal sebagai ‘koalisi rambu lalu lintas’ karena tiga partai ini memiliki warna seperti rambu lalu lintas, merah, kuning, dan hijau.

Christian Lindner, Pimpinan FDP menyebutkan, apa yang hendak dicapai apabila koalisi rambu lalu lintas ini terbentuk? “Legalisasi ganja,” ujarnya kepada surat kabar Augsburger Allgemeine beberapa waktu lalu.

Lindner ingin FDP-nya yang ramah bisnis lebih berpengaruh setelah pemilihan di Jerman Minggu ini, di mana arah masa depan ekonomi terbesar Eropa dipertaruhkan setelah 16 tahun kepemimpinan kanan-tengah yang stabil di bawah Angela Merkel. Merkel sendiri, yang berkuasa sejak 2005 lalu, berencana mundur

Jajak pendapat di Jerman menunjukkan, koalisi kiri-tengah Sosial Demokrat (SPD), Hijau, dengan FDP bisa terjadi setelah pemilihan.

Lindner, yang partainya mendukung pemotongan pajak dan legalisasi ganja, mengatakan dia tidak yakin apa yang diperjuangkan oleh kandidat kanselir Sosial Demokrat, Olaf Scholz saat ini. “Tidak yakin posisi politik (Scholz,red) sendiri,” ujarnya. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak
Editor: Tunggul Manurung