Ekonomi & Bisnis

Pedagang Kaki Lima Siap Go Digital

ILUSTRASI: Pedagang aksesoris di Jodoh, Batam, Senin 29 Maret 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos.id – Para pelaku UMKM merespons agenda percepatan ekonomi nasional yang diusung pemerintah. Setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Joko Widodo, pedagang kaki lima sepakat untuk bersinergi untuk merambah ke digitalisasi.

Founder aplikasi warnas.id Munawir Bangsawan mengatakan, pihaknya siap melakukan pendampingan agar pedagang kuliner mikro dapat bertransisi Go Digital. Ia memastikan, Warnas bersepakat melakukan pelatihan peningkatan kapasitas pedagang, literasi digital hingga literasi keuangan.

“Pertemuan dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu langsung kita respon bersama dengan Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso) dan Persaudaraan Pedagang Pececel Lele Indonesia (PPLI), kita sepakat untuk langsung melakukan aksi,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (23/9).

Munawir mengungkapkan, sebagai gerakan pengembangan sektor mikro, pihaknya ingin melibatkan masyarakat, khususnya milenial yang melek teknologi.

“Sebagai sosial media warung, layanan kami bertugas untuk mempublikasikan warung lokal dari masyarakat melalui aplikasi, sehingga keberadaannya disadari milenial,” jelasnya.

Sementara Ketua Persatuan Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso), Maryanto menyambut baik kerjasama dengan Warnas.id dan siap melakukan penetrasi asosiasinya ke bidang digital.

BACA JUGA: Pedagang Kaki Lima Pinggir Jalan Diberi Dispensasi, Boleh Buka Hingga Pukul 02.00 Dini Hari

“Kita optimis pedagang bakso dapat memberikan kontribusi optimal pada Program Percepatan Ekonomi Nasional ketika beradaptasi ke digital” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua PPLI Ahmad Rofi yang optimis sektor mikro memiliki peran penting dalam perekonomian. Sebagai gambaran, di Pasar Kemayoran sebanyak 30 ribu ekor ayam diserap pedagang pecel lele per harinya.

“Bisa dibayangkan bagaimana perputarannya, ini baru satu pasar aja. Belum termasuk Lele, tempe dan sebagainya,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut agenda pemulihan ekonomi nasional membutuhkan kerjasama semua pihak. Bersama Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki. Pemerintah mengajak asosiasi dan pelaku UMKM untuk ikut berperan aktif. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung