Bintan-Pinang

Potensi Zakat Profesi ASN Bintan Mencapai Rp 733 juta Sebulan

Sejumlah warga menerima bantuan paket sembako yang disalurkan Baznas Bintan di aula Kantor Camat Bintan Utara, Tanjunguban, Rabu (22/9). F.Slamet Nofasusanto

batampos.id– Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Bintan meminta pemerintah bisa menerbitkan payung hukum terkait pengelolaan zakat profesi aparatur sipil negara (ASN) sebesar 2,5 persen dari penghasilan di Kabupaten Bintan. “Kami berharap ada perda atau perbup agar ASN wajib zakat melalui Baznas,” harap Ketua Baznas Kabupaten Bintan, Suryono.

BACA JUGA: Forum Zakat Batam-Kepri Siap Bantu Warga Tak Mampu

Suryono mengatakan, saat ini sebagian ASN di Bintan telah mengeluarkan zakat profesi melalui Baznas. “Sudah ada sebagian ASN yang melalui kantor dinas, kemudian disalurkan ke unit pengumpul zakat yang ada di kecamatan,” katanya.

Hanya, menurutnya, jumlah ASN Bintan yang berzakat melalui Baznas Bintan belum maksimal. Terkait hal ini, Suryono telah menyampaikan ke Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan. “Pak Plt Roby merespon baik dan akan merancang aturannya,” kata Suryono.

Suryono memperkirakan kalau ASN di Bintan berzakat melalui Baznas, maka potensi capaian zakat bisa mencapai sekira Rp 733 juta per bulan. “Kalau sekarang zakat yang terkumpul dari masyarakat dan sebagian ASN sekira
Rp 30 hingga Rp 40 juta sebulan,” katanya.

Suryono juga menjelaskan, zakat yang dikumpulkan akan disalurkan dalam lima program unggulan Baznas Bintan. Dijelaskannya, pertama program Bintan Sehat, dimana Baznas Bintan akan menyalurkan bantuan misalkan penyediaan transportasi untuk masyarakat miskin yang hendak berobat.

Kedua program Bintan Cerdas yakni Baznas menyalurkan bantuan pendidikan untuk siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Ketiga, program Bintan Taqwa, yakni program bantuan untuk guru TPQ, Tahfidz serta rehab masjid dan sebagainya.

Keempat, program Bintan Makmur yakni Baznas memberikan stimulan modal usaha ke pelaku usaha. “Harapan dari program ini, masyarakat yang dibantu dari program zakat, ke depannya mereka yang akan membayar zakat,” katanya.

Kelima, program Bintan Peduli seperti bantuan bencana alam dan bantuan kemanusian serta penyaluran sembako untuk kaum dhuafa dan fakir miskin. Suryono berharap, ke depan kesadaran masyarakat Bintan dalam membayar zakat terus meningkat. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul