Bintan-Pinang

Ditemukan Mobil Tenggelam di Danau Biru Kawal, Bintan, Zainudin, Warga Tanjungpinang Belum Diketahui Nasibnya

Tim SAR Tanjungpinang saat melakukan pencarian terhadap Zainudin, warga Tanjungpinang, di Danau Biru, Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Jumat (24/9). F.Basarnas Tanjungpinang

batampos.id– Seorang warga Tanjungpinang, Zainudin, yang dikabarkan hilang lebih dari sepekan belum diketahui nasibnya. Polisi menemukan mobilnya, Toyota Avanza warna putih dengan plat nomor polisi BP 1924 TI tenggelam di Danau Biru, Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Kamis (23/9) sekira pukul 21.00 WIB.

BACA JUGA: Pencarian Arpa Sona, Korban Tenggelam di Laut Sialang, Desa Berakit, Bintan Dihentikan

Setelah mobil ditarik dari danau dengan kran, korban tidak ditemukan dalam mobil. Mobil milik korban lalu dibawa ke Markas Polres Tanjungpinang. Karena, kabar hilangnya korban dilaporkan ke Polres Tanjungpinang.

Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Tanjungpinang, Miswadi mengatakan, kejadian diketahui setelah pihak kepolisian menemukan mobil di Danau Biru, Kawal, Kecamatan Gunung Kijang.

“Kita menerima laporan dari anggota Polres Tanjungpinang,” katanya. Dia mengatakan, dari keterangan polisi, diketahui mobil korban ditemukan di danau. “Korban diduga tenggelam,” katanya.

Dia mengatakan, personel SAR Tanjungpinang telah melakukan upaya  pencarian dengan menerjunkan penyelam, Jumat (24/9).

“Hingga sekarang korban belum ditemukan,” katanya. Miswadi mengatakan setelah mendapat laporan, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dan penyelamatan. “Diduga tenggelam. Waktu kejadian Kamis (23/9) malam,” jelasnya.

Di lokasi kejadian, terang Miswadi, petugas menemukan satu unit mobil. Diduga mobil tersebut milik korban yang diduga tenggelam. “Saat ini korban belum ditemukan,” terangnya.

Hingga berita ini ditulis, tim SAR dibantu masyarakat masih melakukan pencarian korban. Tim penyelamat juga menggunakan alat selam, boat karet dan alat evakuasi saat mencari korban. (*)

Reporter: Slamet-Yusnadi
editor: tunggul